news

Apresiasi Kekompakan Prabowo-Gibran, Ketua DPD Ingatkan Pentingnya Kebijakan Pro-Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 12:18 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin (Dok. YouTube/Sekretariat Presiden)
INSIBERNEWS - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin, memanfaatkan momentum Sidang Bersama DPR dan DPD RI 2026 untuk menyampaikan pesan moral kepada Presiden Prabowo Subianto.
 
Dalam acara kenegaraan yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, pada Jumat (14/8/2026) tersebut, Sultan memberikan dukungan penuh agar roda pemerintahan terus berjalan optimal. Sidang ini dinilai menjadi ajang refleksi strategis bagi arah kebijakan pemerintah ke depan.

Sultan secara khusus meminta Prabowo untuk tidak ragu dalam mengeksekusi setiap kebijakan yang pro-rakyat.
 
Menurutnya, ketegasan dan keberanian seorang pemimpin sangat dibutuhkan untuk mengawal kepentingan masyarakat luas, apa pun tantangannya.
 
"Teruslah melangkah dengan keberanian dan keyakinan, Pak. Kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat akan selalu mendapat tempat terhormat dalam sejarah bangsa," ujar Sultan menyemangati.
 
Baca Juga: Viral Nakes Ketus ke Pasien, BPJS Kesehatan Bantah Isu Nunggak Bayar Rumah Sakit

Tidak hanya berfokus pada figur presiden, Sultan juga menyoroti keharmonisan duet kepemimpinan nasional saat ini.
 
Ia menilai kekompakan antara kepala negara dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas serta wibawa pemerintahan.
 
"DPD RI menyampaikan apresiasi yang tulus kepada pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang secara kompak dan saling melengkapi dalam menegakkan martabat bangsa," katanya.

Dalam pidatonya, Sultan juga menyentil isu ketidakpastian geopolitik global yang kian dinamis.
 
Sebagai bentuk antisipasi, ia mendukung penuh berbagai langkah strategis pemerintah yang saat ini gencar diarahkan untuk memperkuat fondasi serta kemandirian ekonomi nasional agar Indonesia tidak mudah goyah oleh tekanan eksternal.
 
Baca Juga: Buntut Tantangan Viral Baca Al-Quran di Ancol, Dua Tersangka Penistaan Agama Akhirnya Masuk Bui

Salah satu fokus utama yang sangat diapresiasi DPD adalah upaya nyata pemerintah dalam mengambil alih kendali kekayaan alam Nusantara. Pengelolaan sumber daya yang mandiri ini dinilai sangat sejalan dengan cita-cita luhur para pendiri bangsa.
 
"Presiden Prabowo telah membuat langkah strategis untuk mengembalikan penguasaan negara atas bumi, air, dan kekayaan alam demi kemakmuran rakyat sesuai amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," tuturnya.

Lebih jauh, Sultan menyadari bahwa merombak struktur ekonomi yang sudah mengakar bukanlah pekerjaan mudah dan kerap memunculkan tantangan berat di lapangan.
 
Kendati demikian, transformasi ini adalah langkah berani yang wajib diambil demi perbaikan di masa depan.
 
"Transformasi ekonomi menuntut keberanian mengambil keputusan yang tidak mudah demi memperkuat fondasi ekonomi nasional dan mewujudkan Indonesia yang lebih berdaulat, maju, dan berdaya saing," jelasnya.
 
Baca Juga: Jaga Suasana Khidmat, Puan Maharani Pastikan Tak Ada Aksi Joget Anggota Dewan di Sidang Tahunan MPR 2026

Sebagai penutup pesannya, Sultan kembali mengingatkan seluruh elemen bangsa mengenai esensi menjaga kerukunan di negara demokrasi. Ia mewanti-wanti agar perbedaan pandangan atau strategi politik tidak sampai memecah belah persaudaraan sesama anak bangsa.
 
"Dalam demokrasi, kita boleh berbeda pandangan politik, kita boleh berbeda pendekatan kebijakan, tetapi kita tidak boleh berbeda dalam satu hal yaitu menjaga dan mencintai Indonesia," tegasnya.***

Tags

Terkini