news

Kabar Gembira Buat Buruh Tani! Mentan Amran Janji Permudah Akses Bantuan Traktor dan Mesin Canggih

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:28 WIB
Foto Ilustrasi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (foto: Istimewa)
INSIBERNEWS - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menyiapkan terobosan baru yang berpihak kepada kelompok akar rumput di sektor agraris.
 
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berjanji akan merombak regulasi yang selama ini dianggap kaku demi membuka keran akses bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi para buruh tani di seluruh penjuru negeri.
 
Langkah strategis ini diambil agar urusan administratif tak lagi menjadi penghalang bagi mereka yang benar-benar berkeringat di sawah.

Kabar menggembirakan ini disampaikan langsung oleh Mentan Amran saat blusukan meninjau kondisi lahan pertanian yang tengah dilanda kekeringan ekstrem.
 
Baca Juga: Diguncang Gempa Dahsyat 7,4 Magnitudo, 213 Orang di Kolombia Tewas dan Ribuan Masih Hilang
 
Dalam kunjungannya ke Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa (11/8/2026), ia melihat langsung betapa kerasnya perjuangan para petani di lapangan. Situasi iklim yang tidak menentu belakangan ini membuat kebutuhan akan teknologi pertanian modern menjadi sangat mendesak untuk diwujudkan.

Selama ini, realita di lapangan menunjukkan adanya ketimpangan dalam penyaluran bantuan peralatan dari pemerintah. Banyak buruh tani penggarap yang justru paling membutuhkan dukungan fasilitas modern, namun harus gigit jari lantaran terganjal syarat birokrasi yang memprioritaskan pemilik lahan.
 
Akibatnya, niat baik negara untuk mendongkrak produktivitas pangan sering kali tidak tepat sasaran dan justru menjauhi para pahlawan pangan sesungguhnya.
 
Baca Juga: Kesal Jadi Korban Bully di Kantor, Pegawai Diskominfo Kukar Nekat Bakar Ruang Rapat

Menyadari adanya celah yang merugikan rakyat kecil dalam kebijakan tersebut, Amran menegaskan komitmennya untuk segera turun tangan membenahi aturan main penyaluran alsintan. Ia tak ingin lagi mendengar ada kaum buruh tani yang merasa dianaktirikan oleh birokrasi pemerintah.

"Banyak saudara-saudara kita buruh tani di seluruh Indonesia tidak tersentuh karena kebijakan, karena regulasi yang ada. Insyaallah kami kembali ke Jakarta, kami ubah regulasi. Buruh tani boleh dapat traktor, boleh dapat combine, alat tanam, dan seterusnya," ungkap Mentan Amran memberikan janji manisnya di hadapan warga.

Dengan adanya payung hukum yang baru nanti, deretan alat bantu canggih seperti traktor pembajak, mesin pemanen padi otomatis (combine harvester), hingga sarana penanam bibit tidak hanya akan dinikmati segelintir kelompok saja.
 
Buruh tani akan memiliki hak yang sepenuhnya setara untuk memanfaatkan fasilitas tersebut, sehingga pekerjaan fisik mereka menjadi lebih ringan, efisien, dan berpotensi meningkatkan taraf hidup ekonomi keluarga.
 
Baca Juga: Babak Baru Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis, Kejagung Cecar 12 Saksi Kunci

Ke depan, modernisasi yang menyentuh langsung hingga ke level lapisan buruh tani ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam menghadapi berbagai ancaman krisis iklim.
 
Melalui penyederhanaan regulasi ini, pemerintah berharap ketahanan pangan nasional tidak lagi sekadar menjadi jargon semata, melainkan terwujud berkat kolaborasi nyata antara negara yang hadir mendampingi seluruh elemen petaninya.***

Tags

Terkini