Peringkat tersebut dinilai menjadi indikator bahwa investor global dan lembaga pemeringkat masih memandang kemampuan Indonesia dalam memenuhi kewajiban keuangannya berada dalam kondisi baik.
Purbaya menambahkan, apabila terdapat keraguan terhadap kemampuan pemerintah dalam mengelola maupun membayar utang, lembaga pemeringkat biasanya akan lebih dulu menurunkan prospek atau bahkan memangkas peringkat kredit negara.
Karena itu, ia menilai tidak ada alasan untuk meragukan ketahanan fiskal Indonesia saat ini. Pemerintah tetap berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembiayaan pembangunan dan keberlanjutan fiskal agar utang negara tetap berada pada jalur yang sehat. ***