news

Serangan Drone Ukraina ke Kilang Minyak Rusia Picu Krisis BBM, Antrean SPBU Mengular

Minggu, 21 Juni 2026 | 17:27 WIB
Serangan Drone Ukraina ke Kilang Minyak Rusia Picu Krisis BBM, Antrean SPBU Mengular (Istimewa)

Untuk mengatasi kekurangan pasokan, otoritas setempat memberlakukan sistem penjatahan bahan bakar. Pengendara diwajibkan menunjukkan kode QR khusus guna memperoleh kuota BBM yang telah ditentukan.

Krisis bahan bakar tidak hanya dirasakan di wilayah dekat garis depan perang. Berdasarkan laporan media independen Rusia, The Bell, pembatasan pembelian BBM kini telah diterapkan di 53 wilayah yang tersebar di Rusia dan daerah pendudukan Ukraina.

Menariknya, wilayah yang terdampak tidak hanya berada di bagian barat Rusia, tetapi juga menjangkau daerah yang sangat jauh seperti kawasan Arktik dan Siberia.

Baca Juga: Kasus Pelecehan SPG di Solo Heboh, Disdikbud Sukoharjo Buka Karakter Pelaku yang Merupakan Guru SD PPPK

Sebagian besar kebijakan yang diterapkan melarang masyarakat membeli bensin melebihi kapasitas tangki kendaraan. Langkah tersebut diambil untuk mencegah aksi penimbunan yang dapat memperparah kelangkaan bahan bakar.

Di tengah meningkatnya tekanan terhadap sektor energi Rusia, Presiden Vladimir Putin belum banyak memberikan komentar terkait krisis pasokan BBM yang terjadi.

Pemerintah Rusia hanya menyatakan bahwa berbagai langkah sedang dilakukan untuk menjaga stabilitas distribusi bahan bakar dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Baca Juga: Bocah 9 Tahun di Batam Alami Luka Lebam hingga Badan Kurus, Solidaritas Ojol Laporkan Ibu Tiri ke Polisi

Namun, jika serangan drone Ukraina terus berlanjut dan menyasar fasilitas energi strategis lainnya, tekanan terhadap industri minyak Rusia diperkirakan akan semakin besar, sekaligus berpotensi memperburuk kondisi pasokan bahan bakar di berbagai wilayah negara tersebut. ***

Halaman:

Tags

Terkini