INSIBERNEWS - Gelombang serangan drone yang dilancarkan Ukraina terhadap fasilitas energi Rusia mulai menimbulkan dampak serius terhadap pasokan bahan bakar di berbagai wilayah.
Sejumlah kilang minyak strategis menjadi sasaran, memicu kelangkaan BBM, lonjakan harga bensin, hingga antrean panjang kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Dalam beberapa pekan terakhir, salah satu target utama serangan adalah kilang minyak di Moskwa yang memasok lebih dari sepertiga kebutuhan bahan bakar bagi ibu kota Rusia dan daerah sekitarnya.
Baca Juga: Bahlil Bantah Krisis Batu Bara Jadi Penyebab Listrik Padam, Tegaskan Distribusi Tanggung Jawab PLN
Serangan terbaru terjadi pada Kamis, 18 Juni 2026, ketika drone kembali menghantam kompleks penyimpanan bahan bakar tersebut.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan ledakan dahsyat yang memicu bola api besar dari tangki penyimpanan minyak. Beberapa titik kebakaran juga terlihat menyala di area kilang, menunjukkan besarnya kerusakan yang ditimbulkan.
Lebih dari Dua Lusin Kilang Jadi Sasaran
Serangan terbaru ini menambah panjang daftar fasilitas energi Rusia yang menjadi target operasi drone Ukraina sejak Maret 2026. Tercatat lebih dari dua lusin serangan telah menghantam berbagai kilang minyak di Rusia dalam beberapa bulan terakhir.
Pemerintah Rusia sendiri tidak lagi secara rutin mempublikasikan data produksi dan pengolahan minyak mentah menjadi bahan bakar. Akibatnya, sulit mengetahui secara pasti tingkat kerusakan maupun waktu pemulihan setiap fasilitas yang terkena serangan.
Meski demikian, sejumlah analis independen memperkirakan bahwa serangan yang terus berlanjut telah mengganggu lebih dari 20 persen kapasitas penyulingan minyak Rusia secara nasional.
Badan Energi Internasional (IEA) yang berbasis di Paris bahkan menyebut kondisi ini sebagai gangguan terbesar yang pernah terjadi sepanjang konflik Rusia dan Ukraina.
Baca Juga: Menteri Maruarar Pastikan Bunga KPR Subsidi Tetap Gembok di Angka 5 Persen
Dampak paling terasa terjadi di Krimea, wilayah yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada tahun 2014. Selain menyerang kilang minyak, pasukan Ukraina juga meningkatkan serangan terhadap jalur distribusi bahan bakar yang melintasi wilayah pendudukan.
Dalam beberapa minggu terakhir, drone Ukraina dilaporkan berulang kali menghantam truk pengangkut BBM yang menjadi bagian penting rantai pasokan menuju Krimea. Akibatnya, stok bensin di wilayah tersebut mengalami penurunan drastis.