news

Trump Siapkan Kebijakan Tarif di Selat Hormuz Jika Negosiasi AS-Iran Buntu

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:48 WIB
Trump Siapkan Kebijakan Tarif di Selat Hormuz Jika Negosiasi AS-Iran Buntu (Istimewa)

INSIBERNEWS - Peringatan tegas kembali dilontarkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan peringatan tegas terkait masa depan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.

Trump menyatakan bahwa AS berpotensi memberlakukan bea masuk atau pungutan khusus terhadap lalu lintas kapal di kawasan tersebut apabila perundingan damai dengan Iran tidak menghasilkan kesepakatan yang memuaskan.

Pernyataan itu disampaikan Trump melalui platform Truth Social menjelang dimulainya putaran baru negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Swiss pada Minggu (21/6/2026).

Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Iran Tutup Selat Hormuz Meski Trump Janjikan Jalur Minyak Dunia Aman

"Tidak akan ada pungutan tol kecuali diberlakukan oleh dan untuk Amerika Serikat jika kesepakatan tidak tercapai," tulis Trump.

Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut dapat berfungsi sebagai bentuk kompensasi atas biaya yang telah dikeluarkan AS dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Timur Tengah selama bertahun-tahun.

Sebelumnya, pertemuan terbaru antara delegasi AS dan Iran sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/6/2026).

Baca Juga: BI Batasi Transaksi Mata Uang Asing, Langkah Tegas Perry Warjiyo Jaga Marwah Rupiah

Namun, agenda tersebut harus ditunda setelah meningkatnya ketegangan di kawasan menyusul serangan udara Israel di Lebanon yang menewaskan sejumlah pihak dan memicu eskalasi konflik baru.

Situasi tersebut mendorong Washington memperbarui status gencatan senjata sebagai bagian dari upaya menjaga proses diplomasi tetap berjalan. Langkah itu disebut menjadi salah satu syarat penting dalam rancangan kesepakatan awal yang telah dibahas sebelumnya dengan pihak Iran.

Meski demikian, kondisi keamanan di lapangan masih jauh dari stabil. Bentrokan antara pasukan Israel dan kelompok Hizbullah kembali dilaporkan terjadi pada Sabtu (20/6/2026).

Baca Juga: Fuji Kenalkan Rakin Khan ke Orang Tua, Momen Sang Kekasih 'Disidak' Haji Faisal Jadi Sorotan

Kedua pihak saling menuduh telah melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya diumumkan.

Ancaman Penutupan Selat Hormuz Kembali Muncul

Ketidakpastian situasi keamanan berdampak langsung pada Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia. Komando Militer Iran bahkan sempat mengisyaratkan kemungkinan penutupan kembali akses pelayaran di kawasan tersebut jika ketegangan terus meningkat.

Halaman:

Tags

Terkini