Dalam beberapa bulan terakhir, pelaksanaan MBG terus mengalami penyesuaian seiring meluasnya cakupan penerima manfaat di berbagai wilayah. BGN menilai kondisi tersebut membutuhkan evaluasi rutin agar kualitas layanan tetap terjaga di tengah peningkatan skala program.
Setelah proses audit dan pembenahan selesai, seluruh dapur yang memenuhi standar akan kembali beroperasi saat siswa kembali masuk sekolah.
Pemerintah berharap pelaksanaan program pada semester berikutnya dapat berlangsung lebih tertib, efektif, dan tepat sasaran.
Baca Juga: Kawal Sejumlah Titik Demo di Jakarta, Polda Metro Jaya Larang Personel Bawa Senjata Api
BGN menegaskan bahwa langkah evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan program gizi yang berkualitas dan berkelanjutan.
Dengan sistem yang lebih rapi dan pengawasan yang lebih kuat, MBG diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi peserta didik di seluruh Indonesia.***