Kejaksaan Agung masih fokus mengumpulkan alat bukti dan mendalami berbagai informasi yang muncul selama proses penyidikan berlangsung.
Kasus MBG sendiri menjadi sorotan karena program tersebut dirancang untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat dan melibatkan anggaran negara yang tidak sedikit.
Karena itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaannya menjadi tuntutan utama publik.
Sejumlah pengamat menilai keberhasilan pengungkapan perkara ini akan menjadi ujian penting bagi komitmen penegakan hukum dalam memberantas korupsi.
Masyarakat kini menunggu langkah lanjutan Kejaksaan Agung untuk memastikan apakah jumlah tersangka akan bertambah seiring berkembangnya proses penyidikan.***