news

Viral Jemaah Haji Indonesia Disebut Telantar di Mina, Ketua Kloter Bongkar Fakta Sebenarnya

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:39 WIB
Ilustrasi jemaah Haji (Istimewa)

INSIBERNEWS - Media sosial sempat diramaikan dengan video yang menarasikan jemaah haji Indonesia terlantar di Mina dan harus berbagi tenda dengan pekerja asing. Video tersebut memicu kepanikan serta beragam reaksi dari warganet di tanah air.

Namun setelah ditelusuri, situasi sebenarnya disebut tidak separah informasi yang beredar di media sosial.

Baca Juga: Detik-detik Kecelakaan Dua Bus Wisata di Malaysia saling Terguling, Sejumlah Penumpang Cedera

Ketua Kloter JKB 12, , menjelaskan bahwa kejadian itu bermula saat rombongan jemaah hendak memasuki salah satu tenda di Mina. Kloter tersebut diketahui menempati tiga ruangan tenda dengan kapasitas berbeda, mulai dari 83 hingga 180 orang jemaah.

Menurut Anwar, kesalahpahaman hanya terjadi di satu ruangan tenda. Saat jemaah masuk, mereka mendapati sejumlah warga asing berada di dalam area yang seharusnya ditempati jemaah Indonesia.

Baca Juga: Heboh! Sejumlah Indomaret Disebut Tutup Sementara, Polemik Upah Lembur Karyawan Jadi Sorotan

Setelah dilakukan pengecekan, orang-orang tersebut ternyata merupakan pekerja dapur yang berada di bawah layanan maktab setempat.

Situasi sempat memanas karena jemaah merasa tempat yang mereka miliki sudah ditempati pihak lain. Beberapa jemaah pun melayangkan protes kepada petugas.

Kondisi itu dinilai wajar mengingat para jemaah baru menyelesaikan rangkaian ibadah panjang dari Arafah dan Muzdalifah dalam kondisi lelah serta padat aktivitas.

Baca Juga: Prabowo Bentuk Komite Kereta Cepat, AHY Ditunjuk Pimpin Pengawasan Proyek Jakarta-Bandung

Pihak ketua kloter kemudian langsung melakukan koordinasi dengan maktab dan penyedia layanan setempat. Mereka meminta penjelasan terkait perubahan penempatan tenda meski seluruh jemaah sudah memiliki kartu identitas dan pembagian lokasi resmi.

Proses komunikasi berlangsung cepat dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk petugas haji Indonesia di Arab Saudi.

Setelah dilakukan pembicaraan dan mediasi, para pekerja asing tersebut akhirnya bersedia meninggalkan area tenda yang menjadi hak jemaah Indonesia. Anwar menegaskan persoalan itu selesai dalam waktu singkat dan tidak berlangsung berjam-jam seperti yang ramai dinarasikan di media sosial.

Baca Juga: Rusia Diduga Bersiap Lancarkan Serangan Baru ke Ukraina, Zelenskyy Desak Dukungan Militer Dipercepat

Halaman:

Tags

Terkini