BNN Pekanbaru juga meminta pendapat medis terkait kemungkinan seseorang positif ganja akibat menghirup asap di ruangan tertutup.
Menurut penjelasan dokter yang diterima BNN, kondisi tersebut secara medis memungkinkan terjadi.
Karena itu, AF tetap tercatat positif ganja dalam hasil tes urine, meski yang bersangkutan mengaku tidak menggunakannya secara langsung.
Kasus ini masih menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai respons di media sosial, terutama terkait proses asesmen serta penanganan hukum terhadap para pihak yang terlibat. ***