INSIBERNEWS - Menyoroti polemik yang ramai dibahas publik, Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh, menegaskan bahwa penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembelian hewan kurban Presiden Prabowo Subianto tidak bertentangan dengan hukum Islam.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pengadaan 1.098 ekor sapi kurban yang akan disalurkan Presiden Prabowo pada momentum Idul Adha 2026 melalui skema Bantuan Presiden (Banpres).
Menurut Asrorun, penggunaan anggaran negara untuk pengadaan hewan kurban memiliki dasar syariat yang jelas karena ditujukan untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat luas.
Baca Juga: Maruti Suzuki Siap Luncurkan Mobil Etanol 100 Persen, Fronx dan Wagon R Jadi Kandidat
"Terkait pembelian sapi dari APBN oleh Presiden melalui Banpres, saya kira secara syar'i tidak ada persoalan," ujar Asrorun seperti dikutip dari laman MUI, Rabu (27/5/2026).
Guru Besar Ilmu Fikih UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menjelaskan, praktik kepala negara membeli hewan kurban menggunakan kas negara bukan hal baru dalam perspektif fikih Islam.
Ia merujuk pada riwayat Imam Bukhari yang menyebutkan bahwa pemimpin atau imam dianjurkan menyediakan hewan kurban melalui Baitul Mal atau kas negara.
Dalam konteks Indonesia modern, kata dia, APBN dapat dipandang sebagai bentuk Baitul Mal yang berfungsi mengelola dana negara untuk kepentingan rakyat.
Baca Juga: Ledakan Balon Udara Berisi Petasan di Blitar Tewaskan Satu dan Dua Anak Terluka
Karena itu, kurban yang dilakukan presiden melalui APBN pada hakikatnya merupakan kurban atas nama negara yang manfaatnya kembali kepada masyarakat.
"Sehingga kurban dari negara untuk kepentingan masyarakat dan itu tidak ada masalah secara syar'i," tegasnya.
1.098 Sapi Kurban Prabowo Dibeli dari Peternak Lokal
Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengungkapkan bahwa sebanyak 1.098 ekor sapi kurban Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026 dibeli menggunakan anggaran APBN melalui program Bantuan Presiden dan Bantuan Kemasyarakatan Presiden.
Juri menyebut seluruh sapi tersebut berasal dari peternak lokal dan nantinya akan didistribusikan ke kabupaten serta kota di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Ayu Ting Ting Buka Suara soal Kedekatan dengan Kevin Gusnadi, Sebut Masih Sebatas Teman