news

Terungkap! Ditendang hingga Disetrum, 9 WNI Relawan Gaza Cerita Alami Kekerasan Saat Ditahan Israel

Jumat, 22 Mei 2026 | 15:45 WIB
Terungkap! Ditendang hingga Disetrum, 9 WNI Relawan Gaza Mengaku Alami Kekerasan Saat Ditahan Israel (Anadolu )

INSIBERNEWS - Sebuah fakta mengejutkan datang dari sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang sempat ditangkap pasukan Israel.

Diungkapkan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul, seluruh relawan berada dalam kondisi selamat di Istanbul, Turki, meski mengaku mengalami tindakan kekerasan selama penahanan.

Disampaikan Kepala KJRI Istanbul, Darianto Harsono, bahwa kesembilan WNI saat ini berada dalam pendampingan pihak perwakilan Indonesia di Turki.

Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa Batal Haji 2026, Akui Sedih dan Berharap Berangkat Tahun Depan

Melalui video yang diunggah akun Instagram @indonesiainistanbul pada Jumat (22/5/2026), dibeberkan pengalaman berat yang dialami para relawan.

Darianto mengungkapkan bahwa selama tiga hingga empat hari penahanan, sejumlah relawan mengaku mendapat perlakuan kasar.

“Ada yang ditendang, dipukul, dan disetrum,” ungkapnya.

Dalam video tersebut, Darianto tampak didampingi langsung oleh sembilan WNI yang mengikuti pelayaran kemanusiaan tersebut.

Baca Juga: Pro-Kontra Tembak Begal di Tempat, Pigai Ingatkan Risiko Pelanggaran HAM

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, menyatakan bahwa para relawan belum bisa langsung kembali ke Indonesia. Mereka harus menjalani serangkaian pemeriksaan terlebih dahulu oleh otoritas Turki.

Meski demikian, pemerintah memastikan pemulangan ke tanah air akan dilakukan secepat mungkin setelah seluruh tahapan selesai.

Seperti yang diketahui, Global Sumud Flotilla merupakan koalisi kemanusiaan maritim internasional yang melibatkan jaringan masyarakat sipil dari berbagai negara.

Baca Juga: Sopir Taksi Green SM Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Misi utama mereka adalah mengirim bantuan logistik berupa makanan dan obat-obatan ke Jalur Gaza dengan menembus blokade laut yang diberlakukan Israel.

Halaman:

Tags

Terkini