news

Proposal Iran Ditolak Trump, AS Teruskan Blokade dan Rencanakan Serangan Dahsyat ke Teheran

Kamis, 30 April 2026 | 14:12 WIB
Proposal Iran Ditolak Trump, AS Teruskan Blokade dan Rencanakan Serangan Dahsyat ke Teheran (Istimewa)

INSIBERNEWS - Tawaran terbaru dari Iran ditolak oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan memilih melanjutkan blokade laut Selat Hormuz.

Kebijakan ini disebut akan tetap berlaku hingga Iran menyetujui kesepakatan yang memenuhi tuntutan Washington terkait program nuklirnya.

Menurut laporan Axios, blokade tersebut dinilai Trump sebagai langkah strategis yang lebih efektif dibandingkan serangan militer langsung. Ia menyebut tekanan ekonomi dan logistik yang ditimbulkan membuat posisi Iran semakin terdesak.

Baca Juga: Perang Iran Telan Rp432 Triliun, AS Belum Bisa Pastikan Akhir Konflik

“Blokade ini lebih berdampak daripada serangan udara. Mereka tertekan, dan kondisinya akan semakin memburuk. Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir,” ujar Trump dalam wawancara, Rabu (29/4/2026) waktu setempat.

Blokade yang diberlakukan AS berfokus pada kawasan strategis Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia. Trump mengklaim Iran ingin mencapai kesepakatan demi menghentikan tekanan di wilayah tersebut.

“Mereka ingin berdamai karena tidak ingin blokade ini berlanjut. Namun saya tidak akan mencabutnya jika itu berarti mereka bisa memiliki senjata nuklir,” tegasnya.

Baca Juga: Eks Finalis Puteri Indonesia Ditangkap Gegara Praktik Kecantikan Ilegal hingga Sebabkan Cacat Permanen

Meski saat ini mengandalkan blokade sebagai alat tekanan utama, Trump tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer. Ia menyebut opsi tersebut akan dipertimbangkan jika Iran tetap menolak tuntutan AS.

Di sisi lain, United States Central Command (CENTCOM) dilaporkan telah menyiapkan rencana serangan “cepat dan dahsyat” yang menargetkan infrastruktur penting Iran.

Tujuannya adalah memaksa Teheran kembali ke meja perundingan dengan sikap lebih kompromistis.

Baca Juga: Klarifikasi Menteri PPPA soal Usulan Gerbong Perempuan KRL, Sampaikan Permintaan Maaf ke Publik

Namun hingga saat ini, belum ada perintah resmi dari Trump untuk melancarkan serangan tersebut.

Di tengah ketegangan yang meningkat, Trump menyebut jalur diplomasi belum sepenuhnya tertutup. Ia mengklaim negosiasi dengan Iran masih berlangsung dan menunjukkan perkembangan.

Halaman:

Tags

Terkini