news

Dirahasiakan Demi Politik, Netanyahu Akui Indap Kena Kanker Prostat

Sabtu, 25 April 2026 | 16:57 WIB
Benjamin Netanyahu - Perdana Menteri Israel (Foto : Abir Sultan/AFP via getty images)

INSIBERNEWS - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengaku sempat didiagnosis mengidap kanker prostat dan telah menjalani pengobatan secara diam-diam dalam beberapa bulan terakhir.

Informasi tersebut sengaja dirahasiakan demi menghindari dampak politik yang berpotensi merugikan.

Pengakuan ini disampaikan Netanyahu pada Jumat (24/4/2026), bersamaan dengan publikasi laporan medis tahunan.

Netanyahu menunda pengumuman untuk mencegah pihak tertentu memanfaatkan kondisi kesehatannya sebagai alat propaganda.

Baca Juga: Latihan Berujung Maut! Dua Helikopter Angkatan Laut Malaysia Tabrakan di Udara, 10 Awak Tewas

“Saya tidak ingin informasi ini digunakan oleh Iran untuk kepentingan propaganda,” ujar Netanyahu.

Kanker tersebut bermula saat Netanyahu menjalani operasi pembesaran prostat pada Desember 2024. Dalam pemeriksaan lanjutan setelah operasi, tim dokter menemukan adanya tumor ganas berukuran kecil, kurang dari satu sentimeter, pada prostatnya.

Sumber internal Israel yang mengetahui kondisi tersebut menyebutkan bahwa diagnosis kanker dilakukan beberapa bulan lalu, meski waktu pastinya tidak diungkap secara rinci.

Untuk mengatasi penyakit tersebut, Netanyahu memilih menjalani terapi radiasi tertarget. Pengobatan ini telah dilakukan sekitar dua setengah bulan lalu dan kini telah rampung.

Baca Juga: Viral! Isu Cerai Lesti Kejora dan Rizky Billar Ramai Dibahas, Video Skandal Diduga Cuma Rekayasa AI

Ia mengungkapkan bahwa hasil terapi menunjukkan perkembangan positif.

“Tumor itu sudah hilang sepenuhnya. Syukurlah, saya dalam kondisi sehat,” kata Netanyahu.

Kantor Perdana Menteri Israel juga merilis dua surat resmi dari tim medis yang menangani Netanyahu.

Dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa kanker yang dialami terdeteksi sejak dini dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyebaran (metastasis).

Halaman:

Tags

Terkini