news

Latihan Berujung Maut! Dua Helikopter Angkatan Laut Malaysia Tabrakan di Udara, 10 Awak Tewas

Sabtu, 25 April 2026 | 16:29 WIB
Ilustrasi (Int)

INSIBERNEWS - Duka menyelimuti Angkatan Laut Kerajaan Malaysia setelah dua helikopter militer bertabrakan di udara saat menjalani latihan formasi di Pangkalan TLDM Lumut, Perak.

Insiden tragis itu terjadi ketika keduanya tengah melakukan persiapan untuk pertunjukan udara dalam rangka peringatan hari jadi ke-90 Angkatan Laut Malaysia. 

Dua helikopter yang terlibat dalam kecelakaan tersebut diketahui merupakan AgustaWestland AW139 dan Eurocopter Fennec. Keduanya dilaporkan bersenggolan saat bermanuver di udara sebelum akhirnya jatuh di area pangkalan militer pada Selasa pagi waktu setempat. 

Baca Juga: Viral! Isu Cerai Lesti Kejora dan Rizky Billar Ramai Dibahas, Video Skandal Diduga Cuma Rekayasa AI

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.30 waktu Malaysia. Dalam rekaman yang sempat beredar luas, salah satu helikopter tampak mengenai bagian rotor helikopter lain saat formasi berlangsung. Beberapa detik setelah benturan terjadi, kedua pesawat langsung kehilangan kendali dan jatuh di dua titik berbeda di kawasan pangkalan. 

Helikopter AW139 yang membawa tujuh awak dilaporkan jatuh di area lintasan stadion militer. Sementara helikopter Fennec yang mengangkut tiga personel lainnya jatuh di dekat kolam renang kompleks olahraga pangkalan. Seluruh korban dinyatakan meninggal di lokasi kejadian dan tidak ada satu pun yang berhasil selamat. 

Baca Juga: Tiga Eks Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara, Jaksa Beberkan Kerugian Negara Rp1,3 Triliun

Total ada 10 korban jiwa dalam kecelakaan ini. Seluruhnya merupakan awak militer yang tengah bertugas dalam latihan resmi. Jenazah para korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit militer Lumut untuk proses identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing. 

Pihak Angkatan Laut Malaysia menyampaikan belasungkawa mendalam atas insiden tersebut.

Otoritas militer juga memastikan investigasi internal langsung dibuka untuk mengusut penyebab kecelakaan, termasuk menelusuri kemungkinan kesalahan jalur terbang saat manuver formasi berlangsung. 

Baca Juga: KPK Usul Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol Hanya 2 Periode, Dinilai Penting Cegah Praktik Korupsi

Insiden ini menjadi pukulan berat bagi militer Malaysia, terlebih kecelakaan terjadi saat latihan untuk perayaan penting institusi angkatan laut. Acara peringatan yang semula disiapkan sebagai momen kebanggaan justru berubah menjadi hari berkabung bagi keluarga besar TLDM.

Tragedi di Lumut juga memicu sorotan terhadap standar keselamatan dalam latihan udara militer, khususnya saat melibatkan formasi terbang rendah dengan jarak antar-pesawat yang sangat rapat.

Sejumlah pengamat menilai evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang dalam latihan resmi di masa mendatang.

Halaman:

Tags

Terkini