“Ini tidak ekonomis. Dengan kerja sama, pesawat bisa tetap terisi baik saat berangkat maupun kembali,” ungkap Prabowo.
Jika rencana ini terealisasi, kedua maskapai akan berbagi kepemilikan perusahaan patungan dengan komposisi 50:50. Selain meningkatkan efisiensi operasional, langkah ini juga diharapkan memberikan keuntungan bagi kedua negara.
Presiden pun menegaskan agar tindak lanjut dari instruksi tersebut segera dilaporkan, mengingat arahan ini telah disampaikan sejak dua bulan lalu. ***