Mojtaba Khamenei Dirawat Tak Sadarkan Diri, Bagaimana dengan Konflik Iran-Amerika?

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 7 April 2026 | 15:08 WIB
Mojtaba Khamenei Dirawat Tak Sadarkan Diri, Bagaimana dengan Konflik Iran-Amerika? (Istimewa)
Mojtaba Khamenei Dirawat Tak Sadarkan Diri, Bagaimana dengan Konflik Iran-Amerika? (Istimewa)

INSIBERNEWS - Mojtaba Khamenei, dilaporkan berada dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri, Selasa (7/4/2026).

Pemimpin Tertinggi Iran yang baru tersebut dikabarkan tengah menerima perawatan medis intensif di kota suci Qom, Iran.

Berdasarkan laporan The Times pada Senin (6/4/2026) waktu setempat, yang mengutip penilaian intelijen internasional.

Disebutkan, Mojtaba Khamenei sedang menghadapi “kondisi medis yang serius” dan tidak mampu mengambil keputusan politik atau militer bagi rezim Iran.

Baca Juga: Offset Ditembak di Florida, Begini Kondisi Terbaru Sang Rapper Migos

Seperti yang diketahui, Mojtaba Khamenei menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Iran.

Sebelum resmi menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi pada Minggu (8/3/2026), Mojtaba telah lama dianggap sebagai kandidat utama pengganti ayahnya, meskipun ia sebelumnya belum pernah menduduki posisi resmi dalam pemerintahan.

Adapun Iran tetap menolak gencatan senjata dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Media pemerintah melaporkan pada Senin bahwa Teheran telah menyampaikan responsnya terhadap tawaran diplomatik AS melalui Pakistan, menekankan perlunya penyelesaian konflik secara tuntas.

Baca Juga: Aldi Taher Ditawari Umroh Gratis Sekeluarga, Ia Justru Berikan Tawarannya Untuk Guru Ngaji Yang Jadi Marbot Masjid di Stasiun Gambir

“Dalam tanggapan yang diuraikan dalam sepuluh poin, Iran menolak gencatan senjata dan bersikeras bahwa penyelesaian konflik harus dilakukan secara definitif,” kata kantor berita negara IRNA, tanpa mengungkapkan rincian isi tawaran AS.

Konflik ini telah berlangsung selama 38 hari sejak serangan Israel dan AS terhadap Iran, yang memicu balasan rudal oleh Teheran ke berbagai target di Timur Tengah.

Presiden AS, Donald Trump, memperingatkan bahwa jika Iran tidak membuka jalur bebas bagi kapal melalui Selat Hormuz sebelum Selasa malam, serangan terhadap infrastruktur vital seperti pembangkit listrik dan jembatan akan dilancarkan.

Kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei saat ini menambah ketidakpastian politik di Iran, di tengah konflik yang semakin memanas. ***

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X