INSIBERNEWS - Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, pada Senin pagi, 9 Februari 2026. Seorang pelajar berinisial MD dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami insiden diduga akibat kondisi jalan yang berlubang.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, saat arus lalu lintas pagi mulai padat. Informasi awal mengenai kejadian ini beredar melalui unggahan akun Instagram @jakartatimur24jam yang menampilkan kondisi korban sudah tergeletak di badan jalan.
Saksi Sebut Jalan Berlubang Kerap Picu Kecelakaan
Salah satu warga sekaligus saksi mata, Ardhi, mengungkapkan bahwa kawasan Jalan Matraman Raya memang dikenal rawan kecelakaan. Menurutnya, kondisi jalan yang berlubang dan tambalan aspal yang tidak rata sering menjadi penyebab pengendara terjatuh.
“Di sini sudah sering terjadi kecelakaan, kemungkinan karena jalan berlubang atau tambalan yang tidak rata, jadi berbahaya,” ujar Ardhi.
Ia juga menuturkan bahwa saat keluar dari gang menuju jalan utama, korban sudah dalam kondisi tergeletak di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, Ardhi memastikan bahwa korban masih berstatus sebagai pelajar dan diduga sedang dalam perjalanan menuju sekolah saat kecelakaan terjadi. Beberapa pengendara lain sempat menghentikan kendaraan untuk meminta pertolongan sebelum petugas datang ke lokasi.
“Tadi ada dua pengendara yang menyetop kendaraan lain untuk minta bantuan. Iya, korban masih sekolah,” jelasnya.
Tak lama berselang, ambulans milik Dinas Kesehatan DKI Jakarta tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses penanganan korban sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Matraman Raya mengalami kepadatan.
Polisi: Korban Meninggal di Lokasi Kejadian
Kepolisian membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa korban diduga terperosok akibat jalan berlubang.
“Diduga pengendara terperosok karena kondisi jalan yang berlubang,” kata Budi dalam keterangannya di Jakarta.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala. MD dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dan kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Kramat Jati.
Baca Juga: Menlu RI Tegaskan Traktat Keamanan Indonesia–Australia Berlandaskan Hukum Internasional