news

Perkuat Diplomasi Global, Indonesia Resmi Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gagasan Trump

Kamis, 22 Januari 2026 | 12:43 WIB
Perkuat Diplomasi Global, Indonesia Resmi Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gagasan Trump (Istimewa.)

Dewan Perdamaian: Tidak Hanya Fokus Gaza
Pemerintahan Presiden Donald Trump secara resmi membentuk Dewan Perdamaian sebagai organisasi internasional yang dirancang untuk menangani berbagai konflik global.

Meski awalnya difokuskan pada pengawasan rekonstruksi Gaza, piagam organisasi ini menegaskan bahwa mandat Dewan Perdamaian bersifat luas dan tidak terbatas pada wilayah Palestina saja.

Dewan ini diharapkan mampu menjadi wadah koordinasi internasional dalam menyelesaikan konflik di berbagai kawasan dunia yang terdampak perang dan instabilitas.

Baca Juga: Suami Wamen Stella Christie Alami Kecelakaan di AS, Istana Minta KBRI Beri Pendampingan Penuh

Struktur Kepemimpinan Dewan Perdamaian
Dewan eksekutif Dewan Perdamaian akan dipimpin langsung oleh Presiden Donald Trump, dengan tujuh tokoh penting sebagai anggota utama, antara lain:

  • Marco Rubio, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat
  • Steve Witkoff, Utusan Khusus Presiden Trump
  • Jared Kushner, menantu sekaligus penasihat Trump
  • Tony Blair, mantan Perdana Menteri Inggris
  • Ajay Banga, Presiden Kelompok Bank Dunia
  • Robert Gabriel, Deputi Penasihat Keamanan Nasional AS

Keterlibatan tokoh-tokoh global ini diharapkan memperkuat legitimasi serta efektivitas Dewan Perdamaian dalam mendorong solusi diplomatik atas konflik internasional.

Peran Strategis Indonesia di Panggung Global
Keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten memperjuangkan perdamaian dunia, sejalan dengan amanat konstitusi dan politik luar negeri bebas aktif.

Langkah ini juga memperkuat peran Indonesia sebagai mitra strategis dalam diplomasi internasional, khususnya dalam isu kemanusiaan dan penyelesaian konflik global.

Halaman:

Tags

Terkini