news

Bus Esports Desa Resmi Meluncur, Mendes Yandri Buka Jalan Baru Bagi Talenta Gamer Kampung

Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:06 WIB
Ilustrasi Bus Esport (Foto : bfgesportbus.com)

INSIBERNEWS - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto secara resmi melepas Bus Esports Desa, sebuah inisiatif inovatif yang ditujukan untuk menyalurkan kreativitas dan bakat anak-anak muda desa di bidang gim dan industri digital.

Pelepasan bus dilakukan di halaman Kantor Kementerian Desa PDT, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2026). Bus tersebut diberangkatkan menuju Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang akan menjadi pusat peringatan Hari Desa Nasional pada 11–15 Januari 2026.

Baca Juga: Go Public Berujung Putus, Manohara Umumkan Berpisah dengan Kristian Hansen

Yandri menjelaskan, Bus Esports Desa dirancang sebagai ruang kreatif bergerak yang dapat menjangkau desa-desa secara langsung. Program ini lahir dari keinginan pemerintah untuk memberikan wadah positif bagi generasi muda desa agar tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi dan ekonomi digital.

“Bus Esports ini kami siapkan sebagai ruang berekspresi anak-anak desa. Ini bukan sekadar bermain gim, tapi tentang kreativitas, strategi, dan masa depan,” ujar Yandri Susanto.

Baca Juga: Pilih Jaga Jarak, Trump Ogah Bertemu Reza Pahlavi di Tengah Memanasnya Aksi Protes Iran

Bus tersebut dilengkapi dengan berbagai perangkat pendukung, mulai dari komputer gim, jaringan internet, hingga peralatan podcast dan konten kreatif.

Selama perjalanan menuju Boyolali, Bus Esports akan singgah di sejumlah desa untuk menggelar aktivitas edukasi, kompetisi persahabatan, serta diskusi seputar dunia esports dan ekonomi kreatif.

Menurut Yandri, kehadiran Bus Esports Desa juga diharapkan dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap gim online. Selama ini, gim kerap dipersepsikan negatif, padahal jika dikelola dengan baik, esports dapat melatih kemampuan berpikir, kerja sama tim, hingga manajemen emosi.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024 Berujung Tersangka, Ini Peran Para Pihak

“Kalau diarahkan dengan benar, esports bisa jadi sarana belajar sekaligus sumber penghasilan. Banyak anak muda yang sukses karena konsisten menekuni dunia ini,” kata Yandri.

Ia menambahkan, pemerintah desa ke depan didorong untuk ikut mendukung ekosistem kreatif, termasuk dengan menyediakan ruang komunitas, pelatihan digital, dan kolaborasi dengan pelaku industri kreatif. Bus Esports Desa diharapkan menjadi pemantik lahirnya komunitas gamer desa yang sehat dan produktif.

Baca Juga: Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji, KPK Sita Dana Senilai Rp100 Miliar

Program ini juga sejalan dengan upaya Kemendes PDT dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia desa, tidak hanya di sektor pertanian dan UMKM, tetapi juga di bidang teknologi, kreatif, dan ekonomi digital.

Halaman:

Tags

Terkini