INSIBERNEWS - Kementerian Pertahanan (Kemhan) meluruskan kabar yang beredar terkait keberadaan Ayu Aulia dalam sebuah kegiatan di lingkungan Kemhan. Isu yang menyebut Ayu Aulia dilantik atau mendapat penugasan khusus dipastikan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Rico, menegaskan bahwa Ayu Aulia hadir semata-mata sebagai tamu undangan dalam sebuah acara organisasi kemasyarakatan.
Baca Juga: Kejagung Kocok Ulang Pejabat, Kursi Kajari Bekasi Berganti Usai OTT KPK
“Yang bersangkutan hadir sebagai tamu pada kegiatan organisasi masyarakat Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBNMI) yang kebetulan dilaksanakan di lingkungan Kementerian Pertahanan,” ujar Rico dalam keterangannya.
Kemhan juga menegaskan bahwa GBNMI bukan merupakan organisasi kemasyarakatan binaan maupun bagian dari struktur Kementerian Pertahanan.
Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak memiliki keterkaitan langsung dengan agenda resmi atau kebijakan internal Kemhan.
Baca Juga: Natal 2025, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu dan Fokus Bantu Korban Bencana Sumatra
Lebih lanjut, pihak Kemhan memastikan Ayu Aulia tidak pernah dilantik dan tidak memiliki tugas atau jabatan apa pun, baik secara struktural maupun nonstruktural, di lingkungan kementerian yang dipimpin oleh Prabowo Subianto tersebut.
“Tidak ada pelantikan, tidak ada surat tugas, dan tidak ada penugasan dalam bentuk apa pun kepada yang bersangkutan,” tegas Rico.
Kemhan menilai klarifikasi ini penting disampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat, terutama setelah munculnya berbagai spekulasi di media sosial yang berkembang dengan cepat.
Baca Juga: Hujan Deras Picu Banjir di Bekasi, Sembilan Titik Tergenang hingga 135 Sentimeter
Sebelumnya, Ayu Aulia sempat mengunggah sejumlah foto dan video kegiatannya di lingkungan Kemhan melalui akun media sosial pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Ayu menuliskan keterangan bertuliskan “Pelantikan,” yang kemudian memicu beragam tafsir dari publik.
Unggahan itu membuat sebagian warganet menduga Ayu Aulia resmi dilantik atau memiliki peran tertentu di Kemhan. Dugaan tersebut kemudian menyebar luas dan menimbulkan polemik di ruang publik.
Kemhan pun menegaskan bahwa setiap bentuk pelantikan pejabat atau penugasan resmi di lingkungan kementerian selalu melalui prosedur dan pengumuman yang jelas, terbuka, serta dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.