INSIBERNEWS - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan kembali komitmennya untuk memperdalam kerja sama bilateral antara Indonesia dan Belanda, khususnya di sektor pengelolaan sumber daya air.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyelenggaraan Joint Steering Committee (JSC) Meeting 2025 Indonesia–Netherlands Cooperation on Water yang digelar secara hibrida dari Jakarta dan Den Haag.
Baca Juga: Libur Panjang Nataru 2025-2026 Resmi Ditetapkan, Masyarakat Bisa Nikmati Akhir Tahun Hingga 13 Hari
Pertemuan strategis ini menjadi forum penting bagi kedua negara untuk meninjau perjalanan panjang kolaborasi di bidang air yang telah berlangsung lebih dari dua dekade. Kerja sama tersebut mencakup berbagai isu krusial, mulai dari pengendalian banjir, pengelolaan pesisir, hingga penyediaan air bersih yang berkelanjutan.
Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Wida Nurfaida, menyampaikan bahwa kemitraan Indonesia–Belanda telah menghasilkan banyak capaian konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, JSC 2025 menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan arah kebijakan baru ke depan.
“Selama lebih dari 25 tahun, kerja sama Indonesia–Belanda di bidang pengelolaan air telah menghasilkan berbagai capaian penting,” kata Wida dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Senin (22/12/2025).
Ia menjelaskan, kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, serta pengembangan kebijakan berbasis riset dan teknologi. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menjawab tantangan perubahan iklim yang kian nyata.
Dalam forum JSC 2025, kedua negara juga membahas berbagai tantangan baru, termasuk ancaman kenaikan muka air laut, urbanisasi pesat di wilayah pesisir, serta kebutuhan adaptasi sistem pengelolaan air di daerah rawan banjir. Belanda, dengan pengalamannya dalam manajemen air kelas dunia, dipandang sebagai mitra strategis bagi Indonesia.
Baca Juga: Tuai Kagum Warganet! Di Tengah Pascabencana Banjir, Warga Aceh Justru Menangis untuk Gaza Palestina
Pemerintah Indonesia menilai, sinergi ini semakin relevan mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat bergantung pada pengelolaan air yang efektif dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan Belanda diharapkan dapat mempercepat penerapan solusi inovatif yang sesuai dengan kondisi lokal.
Selain itu, JSC 2025 juga menjadi ajang penyelarasan program kerja ke depan agar sejalan dengan prioritas pembangunan nasional Indonesia, termasuk ketahanan air, ketahanan pangan, dan pembangunan wilayah pesisir. Kesepakatan yang dihasilkan diharapkan mampu memperkuat dampak kerja sama secara jangka panjang.
Baca Juga: Siap-siap! Harga Smartphone Diprediksi Naik Tajam 2026, Biaya Chip Jadi Biang Kerok