Dengan tenaga yang nyaris terkuras habis, Giman tercatat berhasil menyelamatkan sekitar 20 orang. Ia juga sempat menolong seorang anggota TNI beserta anaknya yang terbawa arus dengan memanfaatkan rakit darurat dari jerigen.
Meski rumahnya mengalami kerusakan parah akibat banjir, Giman mengaku bersyukur karena seluruh warga yang ditolongnya selamat. Naluri kemanusiaan, menurutnya, menjadi alasan utama di balik keberanian tersebut.
“Saya sebagai manusia punya hati nurani. Ini soal nyawa orang. Saya nekat karena yakin harus dilakukan. Insyaallah saya sanggup,” tuturnya.***