INSIBERNEWS - Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan truk trailer terjadi di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, tepat di depan Mapolres Metro Jakbar, Rabu pagi. Insiden ini sempat mengganggu arus lalu lintas karena badan truk melintang dan menutup jalur busway.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menjelaskan kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B-9926-OE yang dikemudikan Ali Wasari melaju dari arah timur menuju barat. Menurutnya, pengemudi diduga kehilangan fokus sesaat sebelum kendaraan oleng.
Baca Juga: Prabowo Sebut Pakistan Akan Kirim Dokter ke RI untuk Perkuat Kerja Sama di Bidang Kesehatan
“Setibanya di depan Mapolres Jakarta Barat, kurang konsentrasi, hilang kendali, lalu menabrak separator busway,” ujar Joko saat dikonfirmasi.
Benturan cukup keras membuat bagian depan truk ringsek. Dalam dokumentasi yang beredar, tampak truk mengangkut muatan tertutup terpal biru dan posisinya sempat miring hingga masuk ke area jalur busway. Kondisi ini memaksa petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara.
Meski kerusakan kendaraan cukup parah, Joko memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka. Sopir truk juga dalam kondisi selamat dan langsung dimintai keterangan untuk mendalami penyebab kecelakaan.
“Korban jiwa nihil, korban luka juga tidak ada,” kata Joko menegaskan.
Petugas Dishub DKI Jakarta kemudian mengerahkan kendaraan penderek untuk mengevakuasi truk dari lokasi. Proses penarikan berlangsung beberapa waktu karena posisi truk yang menutup sebagian jalur mengharuskan pengamanan ekstra.
Warga dan pengendara yang melintas sempat merekam kondisi truk yang melintang, dan videonya cepat menyebar di media sosial. Beberapa pengguna jalan mengeluhkan antrean kendaraan yang menumpuk akibat penyempitan lajur.
Baca Juga: Indonesia Bidik Swasembada Gula hingga Protein pada 2026, Kementan Genjot Produksi di Luar Jawa
Hingga siang hari, petugas gabungan masih melakukan pembersihan area dan memastikan separator busway yang rusak tidak membahayakan pengguna jalan lainnya. Polisi juga mengimbau pengemudi, terutama kendaraan besar, untuk meningkatkan kewaspadaan di jalur padat seperti Daan Mogot.
“Konsentrasi itu yang utama. Sedikit saja lengah bisa berakibat fatal,” ujar Joko.
Kecelakaan ini menambah daftar insiden kendaraan berat yang terjadi di ruas Daan Mogot dalam beberapa bulan terakhir, sehingga aparat berencana mengevaluasi kembali titik rawan dan menambah rambu peringatan di kawasan tersebut.***