INSIBERNEWS - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf tak kuasa manahan sedih dan tangis melihat kondisi Aceh yang diterjang banjir dang longsor pada Sabtu (29/11) lalu.
Sambil menahan tangis, gubernur yang biasa dipanggil Mualem menjelaskan bahwa banjir dan longsor yang melanda Aceh telah mengakibatkan empat kampung di Aceh menghilang, yaitu kampung Sawang, Jambuar, bireun, dan Peusangan.
"Ada beberapa kampung hilang entah kemana yaitu Sawang, Jambuar, bireun, dan Peusangan, pada malam itu empat kampung itu hilang entah kemana," kata Muzakir dikutip INSIBERNEWS, Senin 1/12/2025.
Bahkan Muzakir menyebut bahwa banjir dan longsor yang menimpa pada Sabtu malam itu merupakan tsunami Aceh yang kedua.
Baca Juga: Batch 3 Resmi Dibuka, Magang Nasional 2025 Siap Tampung Lebih dari 13 Ribu Peserta
Demikan Muzakir mengatakan bahwa musibah banjir yang melanda Aceh lebih dahsyat dari kejadian tsunami Aceh tahun 2002 lalu.
"Sekarang Aceh mengalami tsunami kedua, mungkin kejadian ini lebih dahsyat dari tsunami,"
Pernyataan tersebut disampaikan Muzakir pada saat melakukan Apel Tim Recovery Bencana yang digelar di Landasan Udara Sultan Iskandar Muda (SIM).
Baca Juga: Prabowo Instruksikan Mobilisasi Nasional untuk Pulihkan Sumatra Usai Banjir dan Longsor
Muzakir juga menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan longsor yang menerpa 18 kota di Aceh harus segera dilakukan.
"Jadi inilah tugas kita buat mereka yang terkena dampak dan menjadi korban, tugas kita adalah melayani mereka yang terdampak, tidak boleh ada jeda kemanusian di lapangan," tegas Muzakir Manaf.
Baca Juga: Prabowo Terbang ke Sumatra Saat Subuh, Pastikan Penanganan Banjir dan Longsor Berjalan Cepat