INSIBERNEWS– Perhelatan akbar Ijtima Ulama Dunia 2025 bertema "Indonesia Berdoa" yang akan digelar di Kota Baru, Lampung Selatan, pada 28–30 November 2025, mulai menunjukkan dampak signifikan pada arus transportasi dan kesiapan keamanan daerah.
Dengan perkiraan 1,5 juta jemaah dari berbagai penjuru dunia, otoritas terkait bergerak cepat untuk memastikan kelancaran dan keselamatan acara.
Baca Juga: Tepis Isu Dipecat Gegara Zionisme, Gus Yahya Menolak Turun dari Kursi Ketum PBNU
ASDP Catat Kenaikan Arus Kendaraan di Pelabuhan Merak
PT ASDP Cabang Bakauheni melaporkan adanya peningkatan signifikan jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Kenaikan arus ini dipicu oleh kedatangan awal jemaah yang akan menghadiri Ijtima Ulama.
"Peningkatan signifikan terjadi di Merak. Karena acara Ijtima Ulama ini berlokasi di Lampung Selatan, arus kedatangan tentu dari arah sana," jelas Humas PT ASDP Cabang Bakauheni, Syaiful Harahap, pada Rabu (26/11/2025).
Baca Juga: EXO Comeback dengan Formasi 6 Member, CBX Tak Ikut karena Konflik Kontrak Belum Usai
Mayoritas Kedatangan Bus dan Kendaraan Pribadi
Syaiful merinci, mayoritas kedatangan didominasi oleh bus dan kendaraan pribadi, di samping penumpang pejalan kaki.
Meski arus keberangkatan dari Bakauheni masih normal, data peningkatan dicatat secara terpusat di ASDP Merak.
- Arus Kedatangan: Mayoritas menggunakan Bus dan Kendaraan Pribadi.
- Kondisi Pelabuhan Bakauheni: Saat ini masih normal untuk arus keberangkatan.
- Cuaca: Kondisi gelombang laut di Selat Sunda dipastikan normal dan selalu mengacu pada update resmi BMKG.
ASDP mengimbau para calon penumpang untuk mengikuti jadwal, menjaga keselamatan, dan memastikan kondisi tubuh prima sebelum melakukan perjalanan laut.
"Walaupun kondisi cuaca normal, kami tetap mengimbau penumpang untuk waspada dan mengikuti arahan petugas," tegas Syaiful.
Baca Juga: Tolak Diberhentikan Sebagai Ketum PBNU, Gus Yahya Tegaskan Surat Edarannya Tidak Sah!