Roy Suryo menjadi salah satu figur yang paling vokal mengomentari persoalan tersebut. Ia berkali-kali menegaskan bahwa yang ia lakukan adalah “memeriksa kesesuaian data,” bukan bagian dari upaya politisasi. Namun, tak sedikit pula pihak yang menilai langkah Roy justru memperpanjang polemik.
Dengan situasi terbaru ini, publik kini menunggu apakah Presiden Prabowo akan secara langsung memberikan instruksi kepada Roy untuk menghentikan pembahasan isu ijazah Jokowi.
Jika instruksi muncul, Roy menyatakan siap mematuhinya. Hanya saja, sorotan terhadap Gibran tampaknya belum akan surut dalam waktu dekat.
Polemik mengenai ijazah para tokoh publik ini pun diperkirakan belum akan benar-benar berakhir, setidaknya hingga seluruh dokumen dan informasi yang dipersoalkan dipastikan terbuka dan tidak menyisakan ruang spekulasi.***