news

Truk Fuso Alami Rem Blong di Lumajang, Tabrak Rumah dan Motor: Satu Orang Tewas, Empat Luka-Luka

Rabu, 12 November 2025 | 16:44 WIB
Ilustrasi Garis Polisi (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS - Kecelakaan beruntun terjadi di kawasan lereng Gunung Semeru, tepatnya di Jalan Raya Desa Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa (11/11) petang. Sebuah truk Fuso bermuatan kayu kehilangan kendali karena diduga mengalami rem blong, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan bahwa truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi N-9858-UZ melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi.

Saat menuruni jalan menanjak, pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan kendaraan setelah sistem pengereman gagal berfungsi.

Baca Juga: Dedy Tabrani Dorong Konsep Self Policing Diajarkan Sejak Dini, Agar Keluarga Lebih Aman dan Tanggap Bahaya

"Hasil analisa sementara, pengemudi kurang waspada dan gagal mengontrol kendaraan ketika remnya blong. Hal itu menyebabkan truk menabrak kendaraan lain dan rumah warga di tepi jalan," ujar Dendy, Rabu (12/11).

Kecelakaan itu bermula ketika truk Fuso menghantam bagian belakang truk Isuzu yang berada di depannya. Tak berhenti di situ, kendaraan berat tersebut terus melaju hingga menabrak sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi N-3393-ZG yang datang dari arah berlawanan. Benturan keras membuat pengendara motor terlempar dan truk akhirnya menabrak rumah warga di tepi jalan.

Baca Juga: Prabowo Tinjau Kapal HMAS Canberra, Simbol Eratnya Persahabatan Pertahanan Indonesia–Australia

Akibat peristiwa itu, pengendara motor bernama Rika Umami (39), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro, meninggal dunia di tempat. Tubuhnya ditemukan tidak jauh dari lokasi tabrakan dengan kondisi mengenaskan.

Sementara itu, empat orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk sopir truk Fuso, M. Ali Yusuf, yang langsung dilarikan ke RSUD Pasirian Lumajang untuk mendapatkan perawatan intensif. Sopir truk Isuzu, Jumat Hartono, mengalami luka ringan dan dibawa ke Puskesmas Candipuro. Dua korban lainnya, yakni pengendara motor Supardi dan warga yang berada di rumah yang tertabrak truk, juga menjalani perawatan di fasilitas kesehatan terdekat.

Baca Juga: Tagih Janji Pemerintah, Orang Tua Pertanyakan Soal Tanggungan Biaya Pengobatan Korban Ledakan SMAN 72

Dendy menegaskan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengemudi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kecelakaan disebabkan kelalaian sopir dan kondisi kendaraan yang tidak layak jalan.

"Truk akan kami lakukan uji forensik kendaraan untuk memastikan apakah benar terjadi kegagalan sistem pengereman atau ada faktor lain seperti kelelahan pengemudi," jelas Dendy.

Baca Juga: Tragis! Petugas Air Mancur Patung Kuda Tewas Diduga Tersetrum Saat Bekerja

Polisi juga mengimbau kepada para sopir angkutan barang agar selalu melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum berangkat, terutama pada jalur menanjak dan menurun seperti di wilayah Candipuro yang dikenal curam dan berkelok.

Halaman:

Tags

Terkini