Tragis! Petugas Air Mancur Patung Kuda Tewas Diduga Tersetrum Saat Bekerja

Photo Author
- Rabu, 12 November 2025 | 16:20 WIB
Ilustrasi Jenazah (Foto : Dok/Portal Informasi Indonesia)
Ilustrasi Jenazah (Foto : Dok/Portal Informasi Indonesia)

INSIBERNEWS — Suasana di sekitar Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat, mendadak heboh pada Rabu (12/11) pagi. Seorang petugas operator kontrol air mancur ditemukan tewas di lokasi, diduga akibat tersetrum saat bekerja di area instalasi pompa air.

Korban diketahui bernama Mardiyanto, petugas operator yang sudah bekerja cukup lama mengurus sistem air mancur ikonik tersebut. Ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 08.00 WIB oleh rekan kerjanya di dalam bak kontrol pompa air.

Baca Juga: Ronaldo Akui Piala Dunia 2026 Akan Jadi Panggung Terakhirnya Bersama Portugal

“Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang di dalam bak kontrol pompa air Patung Kuda,” ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir, Kompol Dimmas Adhit Putranto.

Menurut keterangan saksi, pagi itu mereka hendak memeriksa instalasi pompa air seperti biasa. Namun, ketika sampai di lokasi, saksi melihat kabel masih tersambung ke aliran listrik dan mencurigai ada sesuatu yang tidak beres.

Baca Juga: Viral Nasabah Bank Konvesional Nangis Histeris, Tabungannya 200 Juta Lenyap Dari ATM

Saksi kemudian memanggil nama korban beberapa kali dari atas, tetapi tidak mendapat respons. Ia pun memberanikan diri membuka penutup bak kontrol, dan betapa terkejutnya saat melihat Mardiyanto sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Diduga kuat korban tersetrum saat melakukan pengecekan di dalam bak kontrol yang berisi berbagai sambungan kabel listrik dan pipa air. Lokasi tersebut memang memiliki potensi bahaya tinggi jika tidak dilengkapi prosedur keamanan yang memadai.

Baca Juga: Bertemu PM Australia Albanese, Prabowo Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia dan Australia

Polisi yang menerima laporan langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP dan memeriksa kondisi di sekitar lokasi. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, sehingga dugaan sementara mengarah pada kecelakaan kerja akibat tersetrum.

Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena posisi korban berada di ruang sempit di bawah permukaan air mancur. Setelah berhasil diangkat sekitar pukul 09.40 WIB, jenazah Mardiyanto kemudian dibawa ke RSCM untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Prabowo dan PM Australia Sepakati Perjanjian Keamanan Baru, Tanda Era Baru Hubungan Strategis Dua Negara

Pihak keluarga yang mendampingi proses evakuasi tampak terpukul dengan kejadian tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, termasuk memeriksa kondisi instalasi listrik di sekitar lokasi air mancur.***

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X