news

Berantas Narkoba, Prabowo Berencana Hadirkan Pusat Rehabilitasi di Setiap Daerah

Kamis, 30 Oktober 2025 | 10:35 WIB
Presiden Prabowo ingatkan orang tua untuk lakukan pengawasan pada anak terkait peredaran narkoba. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

INSIBERNEWS - Pemusnahan hasil sitaan narkoba seberat 214,84 ton senilai Rp29,37 triliun disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo di Mabes Polri, Jakarta pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Narkoba sebanyak itu merupakan barang sitaan pihak Kepolisian selama setahun kepemimpinan Prabowo-Gibran. Dalam kesempatan itu, Prabowo mengapresiasi Polri yang bekerja keras bersama BNN dan pihak lainnya dalam mencegah peredaran narkoba.

Ia juga menyebutkan bahaya narkoba pada generasi muda, sehingga perlu pengawasan dari orang tua hingga lingkungan sekitar.

Baca Juga: Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat ke PTUN, Kuasa Hukum Soroti Perkara TPPU

“Kita anggap narkoba ini sangat berbahaya untuk kita sekalian, tapi ini perlu semua pihak bekerja keras. Orang tua, guru di sekolah, lingkungan, ketua RT, kepala desa, semua harus bekerja keras,” kata Prabowo kepada awak media.

Penambahan Pusat Rehabilitasi
Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menyebut pembangunan rehabilitasi bagi pengguna narkoba juga perlu merata di beberapa daerah.

“Saya kira kita perlu tambahan pusat rehabilitasi. Ada beberapa kabupaten yang belum punya, kita harus segera lengkapi nanti,” lanjutnya.

Baca Juga: Rio de Janeiro Memanas! 132 Tewas dalam Baku Tembak Polisi Vs Geng Narkoba

“Jangan hanya mengandalkan satu lembaga, dua lembaga. Nggak bisa, kita semua harus bekerja sama karena ini sangat bahaya,” tegasnya.

Permasalahan rehabilitasi ini juga sempat disinggung Prabowo saat menyampaikan sambutan dalam acara tersebut.

“Kita masih ada upaya rehabilitasi dan sebagainya, tapi ini menjadi PR bagi kita sekarang,” ujar Prabowo setelah membandingkan ada negara lain yang menyelesaikan persoalan narkoba dengan tembak di tempat.

Baca Juga: Inter Milan Gasak Fiorentina 3-0 di Giuseppe Meazza, Calhanoglu Jadi Bintang Lapangan

“Tapi saya terima kasih semua lembaga yang sudah menjalankan rehabilitasi ini, tapi ini tidak mungkin kalau tidak bersama-sama kita lakukan melalui semua lembaga pendidikan, termasuk pendidikan agama,” jelasnya.

Selain rehabilitasi, Prabowo juga menyebut bahwa lembaga pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan dalam upaya mencegah peredaran narkoba di Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini