news

Penyaluran BLT Rp 900.000 Pecah Rekor! 35 Juta KPM Terima Bantuan Stimulus, Cek Nama Via Link Ini ...

Senin, 20 Oktober 2025 | 19:13 WIB
ilustrasi penerima BLT (dok ist)

INSIBERNEWS-Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai total Rp 900.000 mulai digulirkan secara serentak hari ini, Senin (20/10/2025).

Penyaluran bantuan stimulus ekonomi ini menandai dimulainya pencairan dana yang sangat dinanti untuk periode triwulan terakhir tahun ini (Oktober-Desember 2025).

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, mengonfirmasi bahwa dana sebesar Rp 900.000 (akumulasi dari Rp 300.000 per bulan selama tiga bulan) akan disalurkan secara bertahap kepada masyarakat penerima manfaat di seluruh Indonesia.

"Jadwal sudah mulai hari ini bertahap. Mulai hari ini sudah bisa," ujar Gus Ipul di kantor Kementerian Sosial, Senin.

Ia menambahkan, di hari pertama, penyaluran sudah dimulai melalui jalur perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) kepada lebih dari 8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Baca Juga: Nominal Fantastis, Prabowo Sampai Salah Sebut Angka Triliun Jadi Miliar saat Kejagung Kembalikan Kerugian Negara di Kasus Korupsi Ekspor CPO

BLT Tambahan Rp 900 Ribu: Bukan PKH/BPNT, Target 35 Juta KPM
BLT ini merupakan bantuan tambahan yang diluncurkan sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi, menjadikannya berbeda dari program rutin seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Bantuan ini ditujukan kepada lapisan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Gus Ipul menjelaskan bahwa penerima BLT tambahan ini adalah masyarakat yang tercakup dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya kelompok Desil 1 hingga Desil 4, yang mencakup 35,04 juta lebih penerima.

"Makanya itu di desil 1, 2, 3, 4, semuanya kembali ke DTSN,” tegas Gus Ipul.

Setiap KPM berhak menerima total dana sebesar Rp 900.000, yang merupakan gabungan dari jatah bulanan Rp 300.000 untuk bulan Oktober, November, dan Desember 2025, yang dicairkan sekaligus.

Baca Juga: Proyek Kereta Cepat Kembali Jadi Sorotan, Pengamat Nilai Jokowi Punya Peran Sentral dalam Keputusan Awal

Dua Jalur Pencairan Cepat: Pos dan Himbara
Kementerian Sosial telah menyiapkan dua jalur utama agar dana cepat sampai ke tangan penerima:

Melalui PT Pos Indonesia: Mekanisme ini disebut-sebut yang paling cepat. Bagi yang tidak bisa datang ke kantor pos, petugas akan mengantarkan langsung bantuan ke rumah penerima.

Halaman:

Tags

Terkini