INSIBERNEWS - Warga Jabodetabek diimbau untuk mewaspadai cuaca panas yang diprediksi melanda wilayahnya hari ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan suhu udara bisa mencapai 32 derajat Celsius di sebagian besar kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Kondisi ini dipicu oleh dominasi cuaca cerah sejak pagi hingga siang hari yang membuat suhu permukaan meningkat cukup signifikan.
Baca Juga: Banjir Kritik Usai Gagal Capai Target Piala Dunia, Nasib Patrick Kluivert di Ujung Tanduk?
Menurut laporan BMKG, suhu tertinggi diperkirakan terjadi pada rentang waktu pukul 12.00 hingga 15.00 WIB, ketika intensitas sinar matahari berada di titik maksimum.
Meski begitu, malam hari masih akan terasa cukup hangat dengan suhu yang berkisar antara 26 hingga 28 derajat Celsius. Cuaca semacam ini umumnya terjadi di awal musim pancaroba menjelang musim hujan.
Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Andi Eka Sakya, menjelaskan bahwa peningkatan suhu ini bukan termasuk fenomena ekstrem, tetapi masyarakat tetap perlu waspada terhadap dampak kesehatannya.
Paparan panas berlebih dapat menyebabkan dehidrasi, kelelahan, hingga heatstroke jika aktivitas di luar ruangan dilakukan tanpa perlindungan memadai.
Baca Juga: Berulang Kali Terjerat Kasus Narkoba, Sahabat Lama Ungkap Ammar Zoni Perlu Bantuan Psikiater
BMKG juga mengingatkan agar masyarakat tidak menganggap remeh kondisi panas lembab yang terasa lebih menyengat dari suhu sebenarnya. Tingginya kelembapan udara di wilayah pesisir seperti Jakarta Utara dan Tangerang dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih dan mengenakan pakaian yang ringan serta menyerap keringat.
Baca Juga: Eks Staf Ahli Polisi Soroti Kasus Narkoba Ammar Zoni: Tuntut Sanksi yang Berat
Selain itu, BMKG menyebutkan bahwa potensi hujan ringan mungkin terjadi di sebagian wilayah Bogor dan Depok menjelang sore atau malam hari.
Namun, curah hujan yang rendah diperkirakan tidak akan berdampak besar terhadap penurunan suhu secara signifikan. Cuaca panas ini diprediksi masih akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan sebelum akhirnya diguyur hujan lokal.
Baca Juga: Susu Segar MBG Cuma 30 Persen, BGN Klaim Kandungan Gizi Tetap Optimal