INSIBERNEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengintensifkan penyidikan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Kali ini, giliran Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi (JS), yang dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai saksi.
Pemeriksaan terhadap Juli dilakukan di Polda Kalbar, Kamis (2/10). Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kehadiran Juli bukan sebagai pejabat wakil bupati, melainkan dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Mempawah.
“Pemeriksaan bertempat di Polda Kalbar atas nama JS, Wakil Bupati Mempawah,” ujar Budi saat dikonfirmasi dari Jakarta.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Tepis Isu Retak Rumah Tangga, Pamer Momen Manis Bareng Sabrina
Selain Juli, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sepuluh orang saksi lainnya. Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai dari sopir, aparatur sipil negara, hingga pihak swasta.
Nama-nama yang ikut diperiksa antara lain DN dan SN selaku sopir, MI dan GU sebagai ASN, DS yang berprofesi nelayan, serta RM, DEKW, FI, AM, dan WW dari unsur swasta.
Langkah KPK tidak hanya sebatas memanggil saksi. Lembaga antirasuah itu sebelumnya juga sudah melakukan penggeledahan di 16 titik berbeda.
Lokasi tersebut tersebar di Kabupaten Mempawah, Sanggau, hingga Pontianak. Penggeledahan berlangsung pada 25–29 April 2025 lalu, dan disebut-sebut berhasil mengamankan sejumlah dokumen penting serta barang bukti terkait penyidikan.
Baca Juga: JPPI Desak BGN Ungkap Tuntas Kematian Siswi SMK Cihampelas yang Diduga Terkait MBG
Meski gerak cepat sudah dilakukan, KPK hingga kini masih belum membeberkan detail perkara. Nama tersangka maupun modus korupsi yang sedang ditelisik belum diumumkan secara terbuka.
Hal ini membuat publik Kalbar, khususnya masyarakat Mempawah, semakin penasaran dengan perkembangan kasus yang mulai mencuat sejak awal tahun ini.
Bukan hanya pejabat Mempawah, kasus ini ternyata juga menyeret nama besar di tingkat provinsi. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, sempat dipanggil KPK pada 21 Agustus 2025 lalu.
Kehadirannya juga dalam kapasitas sebagai saksi, meski belum ada keterangan lebih lanjut mengenai peran atau hubungannya dengan perkara yang diselidiki.
Baca Juga: GEGER! Seorang Pria Tewas Usai Dibacok Adik Ipar Tiga Kali Berturut-turut di Pringsewu