Selain itu, trauma psikologis juga menjadi perhatian utama yang tak kalah penting untuk dipulihkan.
Baca Juga: Tertinggal Lebih Dulu, Barcelona Comeback Tekuk Oviedo 3-1 di Liga Spanyol
Kasus ini kembali menyoroti persoalan kekerasan berbasis gender di rumah tangga yang sering kali berakar dari kecemburuan dan ketidakpercayaan.
Pemerhati perempuan dan anak menilai, kasus semacam ini harus menjadi alarm bahwa korban perlu perlindungan lebih kuat, baik secara hukum maupun sosial.
Kini MR harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polisi menegaskan akan menjerat pelaku dengan pasal berlapis tentang kekerasan dalam rumah tangga serta penganiayaan berat. Hukuman berat diharapkan bisa menjadi pelajaran agar tak ada lagi korban yang jatuh hanya karena cemburu buta.***