news

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdamaian Timur Tengah di PBB, Bahas Gaza hingga Pasukan Perdamaian

Rabu, 24 September 2025 | 08:41 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Multilateral Meeting on the Middle East atas undangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat. (Foto : Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden)

INSIBERNEWS - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri pertemuan multilateral bertajuk Meeting on the Middle East yang digelar di Ruang Konsultasi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Selasa (23/9) waktu setempat. Kehadiran Prabowo dalam forum ini merupakan undangan langsung dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Pertemuan tersebut dihadiri secara terbatas oleh sejumlah negara yang dinilai berperan penting dalam upaya menghentikan konflik di Timur Tengah.

Forum ini dipandang sebagai langkah diplomatik penting untuk membuka jalan menuju perdamaian yang lebih nyata, khususnya di Gaza.

Baca Juga: Sempat Tertinggal, Chelsea Balikkan Keadaan dan Singkirkan Lincoln City 2-1 di Piala Liga Inggris

Dalam sambutannya, Trump menegaskan bahwa konflik di Gaza tidak boleh berlarut-larut. Ia menyatakan tekadnya untuk mengakhiri perang dan mempercepat pembebasan para sandera yang masih ditahan di wilayah konflik.

“Ini akan menjadi pertemuan yang sangat penting. Pertemuan ini mempertemukan para pemimpin besar dari bagian dunia yang sangat penting, yaitu Timur Tengah. Dan kita ingin mengakhiri perang di Gaza. Kita akan mengakhirinya,” kata Trump membuka forum, sebagaimana disampaikan Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden.

Baca Juga: BMKG Prediksi Suhu Hari Ini Tembus 35 Derajat, Warga Diminta Waspada Panas Terik

Prabowo dalam kesempatan itu menegaskan kesiapan Indonesia untuk mendukung semua upaya perdamaian. Ia menyampaikan bahwa Indonesia tidak hanya hadir dalam wacana diplomatik, tetapi juga siap mengambil langkah nyata, termasuk kemungkinan mengirimkan pasukan perdamaian untuk menjaga stabilitas pascakonflik di Gaza.

Selain membahas penghentian perang, forum ini juga menyoroti rencana pembangunan kembali Gaza. Negara-negara peserta, termasuk Indonesia, sepakat bahwa dukungan internasional akan sangat penting untuk memulihkan kehidupan masyarakat Gaza, mulai dari infrastruktur hingga kebutuhan sosial ekonomi.

Baca Juga: Rose BLACKPINK Terancam Dicoret dari Grammy 2026 Usai Klaim Prestasi Album Dipertanyakan

Prabowo menekankan bahwa Indonesia, sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membantu mewujudkan perdamaian. Ia menambahkan bahwa stabilitas di Gaza akan membuka jalan bagi rekonstruksi dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakatnya.

Kehadiran Indonesia dalam forum ini diapresiasi banyak pihak. Partisipasi Prabowo dinilai mempertegas posisi Indonesia yang konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif sekaligus memperkuat citra sebagai negara yang siap menjembatani kepentingan global.

Baca Juga: Warren Buffett Resmi Tinggalkan BYD Setelah 17 Tahun, Raup Keuntungan Fantastis

Pertemuan multilateral ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan konkret yang tidak hanya menghentikan perang, tetapi juga menjamin pembebasan sandera serta membuka jalan bagi terwujudnya perdamaian abadi di Timur Tengah. Dunia kini menaruh harapan besar pada hasil diplomasi yang sedang dibangun.

Tags

Terkini