news

Tragis! Kebakaran di Makassar Hanguskan Rumah Warga, Bocah 7 Tahun Tewas

Minggu, 21 September 2025 | 12:26 WIB
Ilustrasi kebakaran (Istimewa)

INSIBERNEWS - Kebakaran besar mengguncang sebuah kawasan padat penduduk di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu malam (20/9/2025). Api yang muncul di tengah gang sempit di Jalan Manunggal 31, Lorong Teluk Bayur 6, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, dengan cepat membesar dan melahap rumah-rumah warga yang berdempetan.

Warga sekitar panik berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Suasana mencekam begitu terdengar teriakan meminta tolong dari dalam lokasi kebakaran.

Dalam hitungan menit, kobaran api menjalar dari satu rumah ke rumah lain, hingga membuat langit malam di kawasan tersebut memerah.

Baca Juga: Trump Tambah Biaya Visa H-1B, Elon Musk Angkat Bicara Soal Akses Talenta Global

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Makassar dikerahkan. Namun, akses jalan yang sempit menyulitkan petugas menjangkau titik api. Mereka harus menggunakan selang panjang untuk menembus gang sempit, sementara warga turut membantu dengan alat seadanya.

Meski sudah berjuang keras, api baru bisa dikendalikan setelah meludeskan enam unit rumah warga. Dua rumah lainnya juga ikut terdampak, dengan kondisi dinding dan atap terbakar sebagian. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Lebih memilukan, kebakaran ini juga merenggut satu korban jiwa. Seorang anak perempuan berusia 7 tahun ditemukan tewas setelah terjebak di dalam rumah yang hangus terbakar. Petugas yang mengevakuasi jenazahnya sempat membuat suasana di lokasi semakin haru.

Baca Juga: Presiden Prabowo Disambut Meriah Diaspora Indonesia Saat Tiba di New York

“Korban tidak sempat keluar karena api begitu cepat membesar. Saat ditemukan, kondisinya sudah tidak bernyawa,” ungkap salah satu warga yang menyaksikan proses evakuasi.

Polisi dari Polsek Tamalate langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik, namun aparat belum memberikan keterangan resmi.

Baca Juga: Taeyang Bocorkan Rencana BIGBANG, Comeback Legendaris di Coachella 2026?

Sementara itu, pemerintah setempat berjanji akan memberikan bantuan darurat kepada keluarga korban. Posko sementara juga telah didirikan untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.

Musibah ini menjadi pengingat betapa rawannya kawasan padat penduduk terhadap ancaman kebakaran. Selain minim akses jalan, jarak rumah yang berhimpitan sering membuat api cepat merambat dan sulit dipadamkan. Warga kini berharap ada langkah pencegahan lebih serius agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.

Tags

Terkini