news

Viral Isu Pencopotan Kepsek Karena Tegur Anak Pejabat, Kemendagri Periksa Wali Kota Prabumulih

Kamis, 18 September 2025 | 12:30 WIB
Kemendagri panggil Wali Kota Prabumulih terkait kisruh pencopotan Kepsek SMPN 1. (Istimewa)

INSIBERNEWS – Dunia pendidikan di Kota Prabumulih tengah menjadi sorotan publik. Sosok Roni Ardiansyah, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Prabumulih, mendadak ramai dibicarakan usai muncul kabar dirinya dicopot dari jabatan.

Isu yang beredar menyebut pencopotan itu terjadi karena ia menegur anak seorang pejabat daerah yang membawa mobil ke sekolah.

Kabar tersebut langsung memicu reaksi emosional para siswa. Pada prosesi perpisahan mendadak, Senin (15/9/2025), suasana haru tak terbendung.

Baca Juga: Anak Polisi di Sinjai Dikeluarkan dari Sekolah Usai Pukul Wakasek

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan siswa-siswi berdesakan mencium tangan Roni sembari menangis. Bahkan, sejumlah guru juga ikut larut dalam kesedihan.

Namun, cerita pencopotan yang sempat viral itu ternyata masih simpang siur. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prabumulih, A Darmadi, menegaskan bahwa mutasi Roni bukan karena menegur anak pejabat.

Menurutnya, rotasi jabatan dilakukan demi penyegaran organisasi sekaligus mendorong percepatan program pendidikan di kota tersebut.

Baca Juga: 20 Tahun Hidup Hanya untuk Kerja, Leeteuk Super Junior Akui Tak Pernah Punya Teman Seleb

“Mutasi itu pertimbangannya banyak. Selain untuk penyegaran, juga untuk memperkuat kerjasama antar guru. Pak Roni juga sudah lebih dari sepuluh tahun menjabat kepala sekolah, jadi memang sudah saatnya ada rotasi,” jelas Darmadi.

Isu ini semakin berkembang setelah Wali Kota Prabumulih, H Arlan, ikut buka suara. Ia menegaskan kabar bahwa anaknya membawa mobil ke sekolah adalah hoaks.

Arlan menyebut dirinya memang sempat menegur Roni, tetapi bukan untuk mencopotnya dari jabatan.

Baca Juga: Kenaikan Target Price BBRI oleh Investor Global Didukung oleh Fundamental Kuat dan Berbagai Katalis Positif

“Anak saya tidak pernah membawa mobil ke sekolah. Kalau ada pemberitaan begitu, itu tidak benar,” tegas Arlan, Selasa (16/9/2025).

Arlan menjelaskan, teguran yang diberikan kepada Roni terkait adanya permasalahan internal di sekolah.

Menurutnya, ada seorang guru yang membuat suasana belajar tidak kondusif, sehingga siswa merasa tidak nyaman. Guru tersebut kemudian sudah dipindahkan.

Baca Juga: Zaskia Sungkar Akui Sering Mual dan Lebih Sensitif di Awal Kehamilan Anak Kedua

“Jadi bukan soal anak saya. Saya tegur Pak Roni agar bisa mengawasi lebih baik,” katanya.

Meski sudah mengklarifikasi, Arlan tetap meminta maaf kepada masyarakat Prabumulih atas ramainya pemberitaan yang menimbulkan kesalahpahaman.

Ia juga menegaskan Roni dan penjaga sekolah yang sempat disebut ikut dicopot, tetap bekerja seperti biasa di SMPN 1 Prabumulih.

Baca Juga: Keempat Kalinya! Andre Taulany Ajukan Cerai Lagi dari Erin, Sidang Perdana Telah Dijadwalkan

Buntut dari viralnya isu ini ternyata berbuntut panjang. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) turun tangan dengan memanggil langsung Wali Kota Prabumulih, Arlan, ke Jakarta pada Kamis (18/9/2025).

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benny Irawan, menyebut pemanggilan dilakukan untuk meminta klarifikasi.

“Pak Wali Kota diminta hadir jam 9 pagi ini. Kepala sekolah juga ikut dipanggil,” kata Benny.

Baca Juga: Ruben Onsu Drop Lagi, Penyakit Langka Ini Jadi Sorotan Publik

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan akan dipaparkan melalui konferensi pers setelah proses selesai. “Kami ingin memastikan informasi yang beredar benar-benar jelas. Karena ini menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan,” tambahnya.

Kasus ini kini masih terus bergulir. Publik menunggu hasil klarifikasi dari Kemendagri sekaligus kepastian terkait posisi Roni Ardiansyah di SMPN 1 Prabumulih.

Sementara itu, dukungan dari para siswa dan simpati warganet terus mengalir lewat media sosial, menjadikan peristiwa ini sebagai salah satu isu pendidikan paling hangat di tahun 2025.

Baca Juga: Prabowo Lantik Menteri dan Wamen Baru, Tegaskan Loyalitas pada UUD 1945

Tags

Terkini