news

Mandat UNIFIL Berakhir, PBB Siap Tarik Pasukan Penjaga Perdamaian dari Lebanon

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 18:02 WIB
Sekjen PBB - Antonio Guterres (Foto : WSJ)

“Perpanjangan kali ini adalah yang terakhir. Kami mendukung transisi damai, namun sudah waktunya Lebanon bertanggung jawab penuh atas keamanan wilayahnya,” ujar Shea.

Sementara itu, Israel menyambut baik keputusan PBB. Tel Aviv sejak lama menuding UNIFIL tidak berfungsi maksimal dalam mengekang pergerakan Hizbullah di perbatasan.

Namun di sisi lain, Lebanon memperingatkan bahwa penarikan pasukan internasional berisiko meningkatkan potensi bentrokan baru jika tidak diiringi upaya diplomasi serius dari semua pihak.

Baca Juga: Puan Maharani Melayat dan Pastikan Bantuan untuk Keluarga Affan Kurniawan

Meski begitu, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyatakan pihaknya akan memastikan penarikan pasukan dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Ia menekankan bahwa UNIFIL telah memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan, meski tantangan keamanan di Lebanon masih sangat kompleks.

Baca Juga: Harga Beras Turun di 32 Provinsi, Mentan Imbau Jangan Lewati HET!

Dengan keputusan ini, dunia kini menatap masa depan Lebanon selatan tanpa kehadiran pasukan penjaga perdamaian PBB. Pertanyaannya, apakah wilayah itu akan mampu tetap tenang atau justru kembali terjerumus dalam konflik terbuka yang selama ini coba dicegah oleh misi biru UNIFIL.

Halaman:

Tags

Terkini