INSIBERNEWS - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi dan Percepatan serta Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2025 yang semula dijadwalkan berlangsung pada Jumat siang (29/8/2025), resmi ditunda.
Penundaan ini dilakukan karena menyesuaikan dengan agenda Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan hadir dalam acara tersebut.
Baca Juga: Komandan Brimob Polda Metro Temui Massa, Janjikan Transparansi Kasus Tewasnya Affan Kurniawan
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menjelaskan bahwa penundaan tidak lepas dari agenda Presiden yang akan menyerahkan penghargaan kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terbaik serta pemerintah daerah yang dinilai berhasil mendorong digitalisasi daerah melalui P2DD.
Baca Juga: Propam Rilis Foto 7 Anggota Brimob yang Diperiksa Terkait Tewasnya Driver Ojol Affan Kurniawan
“Ditunda, karena teman-teman kepala daerah juga harus menyesuaikan dengan situasi di Jakarta. Rencananya jam 2 siang, tapi ditunda menunggu waktu Bapak Presiden. Karena kan sekaligus ada penyerahan penghargaan pengendalian inflasi,” ujar Susiwijono di kantornya, Jumat (29/8/2025).
Rakornas ini sebenarnya menjadi salah satu agenda rutin pemerintah dalam menjaga stabilitas harga di daerah sekaligus mempercepat transformasi digital pada layanan publik dan sistem keuangan daerah.
Tahun ini, acara tersebut rencananya akan dihadiri para kepala daerah, perwakilan Bank Indonesia, serta sejumlah pejabat kementerian terkait.
Baca Juga: Makin Ricuh! Gedung Aset MPR di Bandung Dibakar Saat Demo Ojol
Menurut Susiwijono, agenda Presiden dalam acara ini dianggap penting karena penyerahan penghargaan kepada TPID dan pemerintah daerah menjadi bentuk apresiasi nyata atas kerja keras menjaga inflasi tetap terkendali di tengah dinamika ekonomi global.
Selain itu, penghargaan untuk program P2DD juga diharapkan mampu mendorong percepatan digitalisasi di daerah. Transformasi digital dianggap sebagai salah satu kunci memperkuat transparansi, efisiensi, dan meningkatkan pelayanan publik.
Baca Juga: Puan Maharani Sampaikan Duka untuk Driver Ojol yang Tewas Tertabrak Rantis Brimob
Meski ditunda, panitia memastikan Rakornas akan tetap digelar pada hari yang sama, hanya bergeser dari jadwal awal. Semua pihak yang diundang diminta menyesuaikan agenda dan tetap bersiap mengikuti rangkaian acara.
Rakornas Inflasi dan P2DD 2025 dipandang strategis karena hasilnya akan menjadi pedoman bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan perekonomian ke depan. Tidak hanya soal menjaga kestabilan harga, tetapi juga bagaimana digitalisasi dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.