news

Gempa M 6,4 Guncang Sarmi Papua, Warga Panik dan Diminta Tetap Waspada

Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:35 WIB
Potret Ilustrasi Seismograf gempa bumi (Foto: Stockcake)

INSIBERNEWS - Suasana sore di Kabupaten Sarmi, Papua, mendadak mencekam pada Selasa, 12 Agustus 2025. Sekitar pukul 15.24 WIB, bumi berguncang cukup kuat hingga membuat warga berhamburan keluar rumah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo 6,4 dengan kedalaman 13 kilometer. Meski berpusat di wilayah Sarmi, getarannya terasa hingga sejumlah daerah lain di Papua.

Baca Juga: Tanggapan KPK Terkait Nikita Mirzani yang Laporkan Aparat soal Dugaan Suap Reza Gladys

"Gempa dirasakan di Sarmi dengan intensitas IV-V MMI," tulis BMKG dalam keterangannya.

Getaran juga terpantau sampai ke Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Wamena dengan skala II-III MMI. Artinya, guncangan masih cukup terasa di dalam ruangan, meski tidak sampai merusak bangunan.

Sejumlah warga mengaku sempat panik karena guncangan terjadi lebih dari sekali dalam hitungan detik.

"Tiba-tiba lantai bergetar kencang, barang-barang di meja bergoyang. Kami langsung lari keluar rumah," kata Yohana, warga Sarmi.

Baca Juga: Ari Lasso Bongkar Dugaan Kekacauan Royalti WAMI: Salah Transfer hingga Selisih Puluhan Juta

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Namun, aparat dan tim relawan setempat sudah mulai melakukan pemantauan di lokasi-lokasi rawan.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

"Gempa susulan bisa saja terjadi, jadi tetap tenang namun siaga," tulis BMKG dalam imbauannya.

Baca Juga: Fiersa Besari Siap Comeback di Buzz Youth Fest 2026, Bakal Satu Panggung dengan Sheila On 7

Pihak pemerintah daerah meminta warga untuk tidak percaya pada kabar bohong atau hoaks yang sering beredar setelah bencana. Informasi resmi disarankan hanya melalui BMKG, BNPB, atau pemerintah setempat.

Sejak awal tahun 2025, wilayah Papua memang kerap mengalami aktivitas tektonik. Kondisi ini membuat masyarakat di daerah rawan gempa dihimbau selalu memiliki rencana evakuasi darurat.

Halaman:

Tags

Terkini