INSIBERNEWS - Musisi senior Ari Lasso menyampaikan unek-uneknya soal sistem kerja Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Wahana Musik Indonesia (WAMI). Ia menilai kinerja lembaga tersebut jauh dari kata profesional, terutama dalam hal pengelolaan dan penyaluran royalti para musisi.
Lewat unggahan di Instagram pada Senin (11/8/2025), pelantun lagu “Hampa” itu mengunggah foto surat laporan pembayaran royalti yang dikirimkan WAMI kepadanya. Laporan tersebut bertanggal 28 Juli 2025.
Baca Juga: Fiersa Besari Siap Comeback di Buzz Youth Fest 2026, Bakal Satu Panggung dengan Sheila On 7
Dalam laporan itu, tertulis nominal royalti yang dibayarkan ke Ari hanya sebesar Rp765.549. Padahal, berdasarkan data alokasi yang tercantum di dokumen yang sama, jumlah royalti yang seharusnya ia terima mencapai Rp30 juta lebih.
“Saya bingung membaca dari sekian puluh juta yang menetes hanya 700-an ribu,” tulis Ari di keterangan unggahan tersebut.
Tak hanya soal selisih angka yang sangat besar, Ari juga dibuat terheran-heran karena laporan tersebut justru ditujukan kepada seseorang bernama Muthoillah Rizal Afandi. Nama yang menurutnya sama sekali tidak ia kenal.
Baca Juga: Kejagung Ungkap Alasan Baru Tetapkan Satu Tersangka Korporasi di Kasus Korupsi Tol MBZ
“Kekonyolan yang paling hebat adalah Anda transfer ke rekening Muthoillah Rizal. Terus, hitungan laporan Ari Lasso itu punya saya atau Pak Muthoillah Rizal? Atau hitungan itu punya saya, tapi WAMI salah transfer ke Muthoillah Rizal,” lanjutnya.
Ari menduga kekacauan administrasi seperti ini bukan hanya berpotensi merugikan dirinya, tapi juga banyak musisi lain yang bergabung di bawah naungan WAMI.
Ia bahkan menilai masalah ini bisa berdampak pada kerugian negara, khususnya bagi Direktorat Jenderal Pajak, jika pelaporan dan pencatatan pendapatan tidak dilakukan dengan benar.
Baca Juga: Prabowo Ajak Kadin Kawal Indonesia Incorporated demi Sejahterakan Rakyat Kecil
Kasus ini mendapat respons beragam dari warganet. Banyak yang mengaku prihatin dan mendukung Ari untuk membawa persoalan ini ke jalur hukum, agar ada transparansi dan pertanggungjawaban dari pihak WAMI. Sebagian lagi menilai, hal ini menunjukkan lemahnya sistem manajemen di lembaga kolektif musik di Indonesia.
WAMI sendiri hingga kini belum memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan yang diungkap Ari Lasso. Publik pun menunggu penjelasan langsung dari pihak mereka untuk mengetahui duduk perkara sebenarnya, termasuk soal salah transfer yang disebutkan Ari.
Artikel Terkait
Rekening Ketua MUI Cholil Nafis Terblokir, PPATK Buka Suara Klarifikasi
Bantah Isu Mangkir, Pengacara Roy Suryo Singgung Jokowi yang Sempat Absen Pemeriksaan hingga Bingung saat Penyidik Datang ke Solo
Genesis Resmi Masuk Pasar Mesir, Bawa Angin Segar di Segmen Mobil Listrik Mewah
Pilih Ban Mobil Biar Nggak Salah, Ini Panduan Lengkapnya Biar Awet dan Aman di Segala Cuaca
Pasar Mobil RI Makin Panas, Innova Tetap Raja Penjualan Juli 2025
Selama Satu Dekade BRI Singapore Branch Telah Mendorong Konektivitas Ekonomi Indonesia di Jantung Keuangan Asia
Mensos Coret 228 Ribu Penerima Bansos yang Ketahuan Main Judi Online, Ratusan Ribu Rekening Lain Masih Diselidiki
Prabowo Ajak Kadin Kawal Indonesia Incorporated demi Sejahterakan Rakyat Kecil
Kejagung Ungkap Alasan Baru Tetapkan Satu Tersangka Korporasi di Kasus Korupsi Tol MBZ
Fiersa Besari Siap Comeback di Buzz Youth Fest 2026, Bakal Satu Panggung dengan Sheila On 7