news

Ratih Raynada Lumpuh Total Setelah Operasi Caesar: Saya Masih Merasa Sakit Saat Dibedah

Jumat, 4 Juli 2025 | 13:50 WIB
Ratih Raynada terbaring lemah usai alami lumpuh total (Istimewa)


INSIBERNEWS – Seorang ibu muda bernama Ratih Raynada (30) mengalami kelumpuhan total usai menjalani operasi caesar.

Operasi terdebut merupakan kelahiran anak keempatnya di RSUD Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, pada September 2024.

Kasus ini memunculkan dugaan kelalaian medis saat proses pembedahan berlangsung.

Baca Juga: Cinta Lokasi Berbuah Janji Suci, Minah Girl's Day dan Aktor On Joo Wan Siap Menikah Tahun Ini!

Kondisi Ratih kini sangat memprihatinkan. Ia tak lagi mampu berjalan dan mengalami penurunan berat badan drastis.

“Sebelum ke rumah sakit berat saya 48 kilogram, sekarang tinggal 37 kilogram,” ujarnya saat ditemui di rumahnya di Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (2/7/2025).

Ratih mengungkap bahwa ia mulai merasakan kejanggalan sejak proses operasi berlangsung.

Baca Juga: Ju Haknyeon dilaporkan atas Tuduhan Prostitusi, Begini Hasil Keputusan Polisi!

Menurut pengakuannya, tindakan pembedahan dilakukan sebelum obat bius bekerja sepenuhnya.

“Saya bilang, ‘Astaghfirullahaladzim, dokter, sakit dok,’ tapi operasi tetap dilanjut. Saya sempat berteriak, tapi malah dibuka lagi. Saya teriak lagi,” tuturnya.

Teriakan Ratih membuat proses operasi sempat dihentikan. Seorang perawat kemudian menyuntikkan tambahan bius.

Baca Juga: BRI Perkuat Kontribusi terhadap SDGs untuk Wujudkan Komitmen Sebagai World-Class Sustainable Banking Group

Namun, Ratih menyebut bahwa bius belum bekerja maksimal saat dokter melanjutkan pembedahan.

“Belum naik semua (obat biusnya), tapi sudah dibedah lagi. Saya pasrah. Tiba-tiba saya dengar bayi saya menangis, lalu saya pingsan,” katanya.

Setelah operasi, Ratih dirawat selama tiga hari di rumah sakit. Ia awalnya mengira tubuhnya yang sulit digerakkan merupakan efek samping obat bius.

Baca Juga: Transformasi jadi Fondasi Daya Tarik Saham BBRI hingga Menguatnya Kepercayaan Investor Global

Namun kondisi tersebut justru semakin memburuk setelah Ia pulang ke rumah.

Beberapa bulan kemudian, Ratih kembali ke RSUD Bekasi untuk menjalani pemeriksaan.

Dokter mendiagnosisnya menderita tuberkulosis tulang dan menyarankan operasi pemasangan pen.

Baca Juga: Beberkan soal Sifat hingga Kepribadian, Eks Personel Mahadewi Tata Janeeta Ceritakan Sisi Lain Maia Estianty

Meski telah menjalani prosedur tersebut dan mengikuti pengobatan, kondisinya tidak kunjung membaik. Pada April 2025, Ratih dinyatakan lumpuh total.

“Iya, April (mulai lumpuh total)” ujarnya singkat.

Tragisnya, kondisi ini juga berdampak pada kehidupan pribadi Ratih.

Baca Juga: Serangan Udara Israel Tewaskan Direktur RS Indonesia Beserta Keluarganya di Gaza

Ia kehilangan pekerjaannya, dan sang suami meninggalkannya di tengah kondisi yang semakin sulit.

Kini, Ratih berharap pihak rumah sakit bertanggung jawab atas apa yang dialaminya, termasuk membantu kebutuhan anak-anaknya yang masih kecil.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak RSUD Chasbullah Abdulmadjid terkait kasus tersebut.

Baca Juga: Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Seruan Prabowo ke Kepolisian: Jadilah Polisi yang Dicintai Rakyat!

Tags

Terkini