Dukung Israel, Merince Kogoya Dikeluarkan dari Daftar Finalis Miss Indonesia

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Jumat, 4 Juli 2025 | 12:23 WIB
Merince Kogoya Mantan Finalis Miss Indonesia (Merince Kogoya Instagram)
Merince Kogoya Mantan Finalis Miss Indonesia (Merince Kogoya Instagram)



INSIBERNEWSMiss Indonesia, ajang pemilihan perempuan inspiratif dari seluruh penjuru Nusantara, tengah menjadi pusat perhatian publik setelah salah satu finalisnya, Merince Kogoya dari Papua Pegunungan, resmi dikeluarkan dari kompetisi akibat kontroversi video lamanya yang mendukung Israel.

Ajang Miss Indonesia diselenggarakan sejak tahun 2005 oleh Yayasan Miss Indonesia (YMI) bekerja sama dengan stasiun televisi RCTI.

Kompetisi ini bertujuan untuk mencari figur perempuan muda Indonesia yang tidak hanya cantik secara fisik, tetapi juga cerdas, berbakat, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

Baca Juga: BRI Perkuat Kontribusi terhadap SDGs untuk Wujudkan Komitmen Sebagai World-Class Sustainable Banking Group

Pemenang Miss Indonesia nantinya akan mewakili Indonesia dalam ajang kecantikan internasional, seperti Miss World, serta menjadi duta sosial yang terlibat aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan melalui program-program yayasan.

Yayasan Miss Indonesia merupakan lembaga yang dibentuk oleh Liliana Tanoesoedibjo dan memiliki misi untuk memajukan perempuan Indonesia dalam berbagai aspek, mulai dari pendidikan, sosial, hingga pengembangan diri.

Selain mengadakan ajang pemilihan, yayasan ini juga aktif dalam kegiatan sosial, terutama melalui gerakan Beauty with a Purpose, yang fokus pada pengabdian masyarakat dan pemberdayaan komunitas.

Baca Juga: Transformasi jadi Fondasi Daya Tarik Saham BBRI hingga Menguatnya Kepercayaan Investor Global

Di tengah reputasi ajang ini yang selama dua dekade berjalan mulus dan penuh prestasi, munculnya kontroversi Merince Kogoya menjadi sorotan besar karena salah satu finalisnya.

Merince Kogoya, finalis perwakilan Papua Pegunungan di Miss Indonesia 2025, resmi dikeluarkan dari kompetisi setelah video lamanya yang menunjukkan dukungan terhadap Israel menjadi viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Merince tampak mengibarkan bendera Israel sambil menyuarakan pernyataan pro zionis.

Baca Juga: Dorong Transisi Energi Terbarukan, Danantara Bersama ACWA Power Teken Investasi Rp162 Miliar!

Tindakan yang langsung memicu gelombang kritik dari publik, terutama di tengah kuatnya sentimen pro-Palestina di Indonesia.

Tak butuh waktu lama, pihak penyelenggara pun mengganti Merince dengan finalis lain, Karmen Anastasya, hanya dalam hitungan menit.

Menanggapi pencoretannya, Merince menyatakan bahwa aksinya merupakan bentuk keimanan sebagai pengikut Kristus.

Baca Juga: Bangga! UMKM Kuliner Binaan BRI Ini Berhasil Ekspansi Pasar Internasional

Ia juga menyayangkan keputusan panitia yang menurutnya telah mengabaikan perjuangan dan proses yang telah ia lalui.

Namun, alih-alih mundur, Merince justru menunjukkan sikap yang lebih terbuka

Dalam bio akun Instagram-nya, ia menuliskan pernyataan tegas: "I stand with Israel."

Baca Juga: Serangan Udara Israel Tewaskan Direktur RS Indonesia Beserta Keluarganya di Gaza

Kontroversi ini pun menyulut perdebatan luas mengenai batas kebebasan berekspresi.

Terutama ketika nilai-nilai pribadi bersinggungan dengan isu sensitif yang menjadi perhatian nasional.

Peristiwa ini menjadikan ajang Miss Indonesia semakin menjadi sorotan menjelang malam final yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli mendatang.

Baca Juga: Bahas Seputar Bisnis Industri Media, Intip Keseruan Mediapreneur Talks Episode 4 di Banten

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X