INSIBERNEWS — Meski proses pemulangan jemaah haji Indonesia tahun 2025 masih berlangsung, Pemerintah Arab Saudi tak mau buang waktu. Mereka langsung bergerak cepat dengan mulai merancang persiapan untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 mendatang.
Saat ini, gelombang kedua pemulangan jemaah haji Indonesia dari Madinah masih berjalan dan diperkirakan selesai pada 11 Juli 2025. Namun di tengah padatnya arus kepulangan jemaah, Kementerian Haji Arab Saudi telah mengumumkan langkah-langkah awal untuk penyelenggaraan musim haji tahun depan, atau Haji 1447 Hijriah.
Baca Juga: Jabatan Dubes Kosong di Negara Penting, Menlu Sugiono Akui Kecolongan dan Janjikan Perbaikan Cepat
“Kementerian Haji telah memulai tahap persiapan awal termasuk membentuk tim lintas sektor yang akan mulai bekerja pekan depan,” kata Koordinator Urusan Haji Arab Saudi, Badr al-Sulami, seperti dilansir dari laman resmi Kemenag RI, Senin (30/6).
Persiapan ini ditandai dengan diterbitkannya timeline atau jadwal resmi tahapan pelaksanaan haji 2026 pada 8 Juni 2025, yang bertepatan dengan 12 Zulhijjah 1446 H. Timeline itu diumumkan pada malam penutupan operasional haji 2025, sebagai bentuk komitmen Arab Saudi untuk terus meningkatkan pelayanan.
Baca Juga: Masuk Musim Kemarau, Tapi Udara Semakin Sejuk? Simak Alasannya Berikut Ini!
Dalam informasi yang diunggah oleh Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), disebutkan bahwa tahap pertama persiapan dimulai sejak 8 Juni 2025, meliputi pengumpulan dokumen awal dan panduan calon jemaah.
Lalu, pada 26 Juli 2025, pihak penyelenggara diharuskan mengisi data tenda dan mulai mentransfer dana melalui platform digital Masar Nusuk.
Baca Juga: Pajero Rem Mendadak, Truk Hantam dari Belakang di Tol Kebon Bawang
Selanjutnya, pada Agustus mendatang akan dibuka masa konfirmasi penggunaan kembali tenda yang telah digunakan di musim haji sebelumnya.
Lalu diikuti kontrak layanan penting seperti akomodasi dan transportasi yang dimulai akhir Agustus hingga awal Januari 2026. Penentuan maskapai dan jadwal penerbangan juga sudah harus selesai dalam periode ini.
Baca Juga: Tragis! Lansia Tewas Terjebak Api, Kebakaran Hanguskan Rumah di Ciracas
Batas akhir pendaftaran jemaah haji di tiap negara dijadwalkan jatuh pada 12 Oktober 2025, diikuti proses unggah data dan pembentukan kloter di sistem Nusuk.