news

Jabatan Dubes Kosong di Negara Penting, Menlu Sugiono Akui Kecolongan dan Janjikan Perbaikan Cepat

Senin, 30 Juni 2025 | 18:21 WIB
Menlu Sugiono Akui Kecolongan dan Janjikan Perbaikan Cepat (Foto : Instagram.com)

INSIBERNEWS — Kekosongan kursi duta besar Indonesia di sejumlah negara strategis rupanya menjadi perhatian serius di kalangan parlemen. Dalam rapat bersama Komisi I DPR, Senin (30/6), Menteri Luar Negeri Sugiono tak menampik bahwa kondisi ini adalah bentuk kelalaian dari pihak kementeriannya.

“Saya akui, ini memang kesalahan kami. Proses penunjukan duta besar tidak berjalan secepat dan selancar yang seharusnya,” ujar Sugiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Semakin Praktis, Melalui Fitur Loan On App di Super App BRImo Nasabah Kini Bisa Cairkan Limit Kartu Kredit ke Rekening Tabungan!

Ia mengatakan bahwa keterlambatan tersebut tidak semestinya terjadi, mengingat posisi duta besar memegang peranan penting dalam menjaga hubungan bilateral dan diplomasi internasional.

Terlebih, beberapa negara yang belum memiliki wakil diplomatik Indonesia adalah mitra strategis dalam politik dan ekonomi global.

Baca Juga: Masuk Musim Kemarau, Tapi Udara Semakin Sejuk? Simak Alasannya Berikut Ini!

“Untuk pos-pos yang sempat disebutkan tadi, kami targetkan dalam satu atau dua hari ke depan sudah ada surat yang kami kirim ke DPR untuk segera diproses,” jelasnya lebih lanjut, merujuk pada daftar negara yang hingga kini belum memiliki perwakilan duta besar dari Indonesia.

Sugiono juga menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengusulkan sejumlah nama calon duta besar baru kepada Presiden untuk mendapatkan persetujuan dan kemudian dikirimkan ke DPR sebagai bagian dari prosedur pengangkatan.

Baca Juga: ANTAM Bersama IBC Wujudkan Ekosistem Industri EV Terintegrasi bersama CBL

Meski posisi dubes masih kosong, Sugiono menegaskan bahwa aktivitas diplomatik Indonesia di negara-negara tersebut tetap berjalan. Ia menyebutkan bahwa para kepala perwakilan sementara (chargé d’affaires) dan diplomat senior di kedutaan tetap melaksanakan tugas dan fungsi perwakilan luar negeri.

“Kami tetap bekerja seperti biasa. Walau belum ada dubes, kegiatan diplomasi tetap berjalan dengan cukup baik, walaupun tentu ada keterbatasan,” kata dia.

Baca Juga: Pajero Rem Mendadak, Truk Hantam dari Belakang di Tol Kebon Bawang

Salah satu negara penting yang belum diisi oleh duta besar Indonesia adalah Amerika Serikat, yang selama ini menjadi mitra utama dalam kerja sama pertahanan, perdagangan, dan investasi. Kosongnya posisi tersebut dikhawatirkan bisa berdampak pada intensitas komunikasi diplomatik bilateral.

Langkah cepat dan transparan dari Kementerian Luar Negeri pun kini dinanti publik. DPR sendiri mendorong agar proses seleksi calon duta besar dilakukan secara profesional dan mempertimbangkan rekam jejak serta kapasitas kandidat, bukan semata-mata karena kedekatan politik.

Tags

Terkini