Sebelumnya diberitakan, Trump sempat menghubungi Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani untuk meminta bantuan dalam membujuk Iran agar menyepakati gencatan senjata.
Laporan itu menyebut Al Thani berhasil mendapatkan kesepakatan dari Iran, namun pernyataan resmi dari Araghchi kini meragukan klaim tersebut.
Baca Juga: Trump Umumkan Iran-Israel Sepakati Gencatan Senjata, Konflik Berakhir?
Situasi ini menunjukkan masih adanya ketegangan internal dalam komunikasi politik dan diplomasi, baik di Iran maupun di antara negara-negara perantara.
Di satu sisi, ada tekanan dari pihak internasional untuk menghentikan konflik, namun di sisi lain, Iran tampaknya masih berhati-hati dan memilih menunggu langkah konkret dari Israel sebelum membuat keputusan besar.
Dengan adanya perbedaan pernyataan ini, masa depan gencatan senjata antara Iran dan Israel masih belum sepenuhnya pasti. Dunia kini menanti, siapa yang akan lebih dulu mundur dari medan konflik dan benar-benar memilih jalan damai.