news

Hadiri KTT ASEAN ke-46, Seskab Teddy Ungkap Prabowo Dukung Papua Nugini untuk Gabung ke ASEAN

Selasa, 27 Mei 2025 | 13:54 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. (Dok. Sekretariat Presiden RI)

INSIBERNEWS - Presiden RI, Prabowo Subianto menyatakan dukungannya agar Papua Nugini dapat bergabung sebagai anggota ASEAN.

Hal tersebut diungkap oleh Seskab Teddy Indra Wijaya usai mendampingi Prabowo saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 ASEAN di Malaysia.

"Presiden Prabowo mengusulkan dan mendukung upaya agar Papua Nugini menjadi anggota ASEAN," kata Seskab Teddy dalam pernyataan resminya, pada Senin, 26 Mei 2025.

Baca Juga: Bertemu Perdana Menteri di Hari Pertama KTT ASEAN, Prabowo Bahas Soal Kerja Sama Ekonomi dengan Laos dan Singapura

Sebelumnya diketahui, ASEAN memiliki 10 negara anggota, yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Sementara itu, Timor Leste saat ini telah berstatus sebagai pengamat dan dijadwalkan secara resmi menjadi anggota ke-11 ASEAN pada Oktober 2025.

Teddy kemudian menuturkan, saat berbicara pada sesi pleno yang mengangkat topik terkait langkah ASEAN ke depan, Prabowo menegaskan pentingnya memperkuat solidaritas, menjaga stabilitas kawasan, serta meningkatkan pengaruh ASEAN di peta internasional.

Baca Juga: BRI Dorong Usaha Camilan Menjadi Produk Oleh-Oleh Unggulan Melalui Program Desa BRILiaN

"Dengan total populasi anggota ASEAN yang diperkirakan mencapai sekitar 700 juta jiwa pada tahun 2025, atau hampir setara dengan jumlah penduduk di benua Eropa, ASEAN merupakan kekuatan yang sangat diperhitungkan di dunia," tuturnya.

Terkait hal itu, Prabowo menyatakan bergabungnya Papua Nugini dalam ASEAN akan memberi dampak positif dalam memperluas jejaring kerja sama dan memperkuat ketahanan kawasan.

Di sisi lain, secara geografis, Papua Nugini merupakan negara tetangga yang berbatasan langsung dengan wilayah timur Indonesia.

Baca Juga: Monica Kezia Sembiring Bawa Pulang Gelar BWAP Asia-Oceania, Harumkan Nama Indonesia di Miss World 2025

"Tidak hanya untuk menjaga stabilitas kawasan di ASEAN, bergabungnya Papua Nugini juga akan membuat ASEAN lebih berpengaruh di tataran global," tutup Teddy.***

Tags

Terkini