INSIBERNEWS - Bank Indonesia (BI) terus memperluas jangkauan sistem pembayaran digital ke level internasional. Salah satu langkah terobosan terbarunya adalah memperluas penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk transaksi lintas negara. Jepang menjadi salah satu negara mitra yang paling dekat dengan implementasi sistem ini.
Baca Juga: Polisi Tegaskan Ijazah Jokowi Asli, Laporan Soal Dugaan Palsu Resmi Ditutup
Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menyampaikan bahwa kerja sama dengan sejumlah negara telah menunjukkan kemajuan signifikan. Beberapa bahkan sudah masuk tahap akhir persiapan.
Jepang menjadi yang terdepan setelah berhasil menjalani uji coba terbatas (sandbox) pada 15 Mei 2025 lalu.
Baca Juga: OJK Panggil dan Periksa Rupiah Cepat Terkait Laporan Dana Pinjol yang Ditransfer Tanpa Pengajuan
“Kalau semuanya berjalan lancar, kami menargetkan peluncuran resmi QRIS outbound ke Jepang bisa dilakukan pada 17 Agustus nanti,” ujar Filianingsih dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu, 21 Mei 2025.
Dengan adanya layanan ini, wisatawan Indonesia yang bepergian ke Jepang akan bisa melakukan pembayaran hanya dengan memindai kode QR, seperti halnya mereka bertransaksi di dalam negeri. Sistem ini tidak hanya memudahkan, tetapi juga memperkuat integrasi keuangan antara kedua negara.
Baca Juga: Tanggapi Isu Judol yang Beredar, Komdigi Kini Blokir Aplikasi 'Peduli Lindungi'
Langkah ini sejalan dengan upaya BI untuk membangun konektivitas sistem pembayaran digital antarnegara di kawasan Asia dan global.
Sebelumnya, kerja sama serupa juga telah dimulai dengan negara-negara seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura. Jepang menjadi mitra strategis berikutnya dalam memperluas ekosistem transaksi digital berbasis QR.
Melalui integrasi QRIS lintas negara, BI berharap bisa meningkatkan efisiensi sistem pembayaran, mengurangi ketergantungan pada uang tunai, serta mendukung pengembangan ekonomi digital yang inklusif.
Ini juga menjadi kabar baik bagi pelaku UMKM dan masyarakat umum yang ingin bertransaksi dengan lebih mudah dan cepat di luar negeri.