Tanggapi Isu Judol yang Beredar, Komdigi Kini Blokir Aplikasi 'Peduli Lindungi'

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 22 Mei 2025 | 17:52 WIB
Tanggapi Isu Judol yang Beredar, Komdigi Kini Blokir Aplikasi 'Peduli Lindungi' (Istimewa )
Tanggapi Isu Judol yang Beredar, Komdigi Kini Blokir Aplikasi 'Peduli Lindungi' (Istimewa )

INSIBERNEWS - Sempat ramai mengkhawatirkan publik, laporan terkait aplikasi kesehatan di era Covid-19, 'Peduli Lindungi' yang dialihkan ke laman judi online alias judol.

Seperti yang diketahui, aplikasi 'Peduli Lindungi' pernah menjadi portal yang ramai digunakan dalam penanganan Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Mencuatnya isu ini membuat warga RI khawatir dengan keamanan data pribadi para pengguna Peduli Lindungi.

Baca Juga: Capaian Tertinggi! FLPP Pemerintahan Prabowo Naik 1.100 Persen dari Tahun Lalu, Menteri PKP Naikan Kuota Subsidi Jadi 350.000 Rumah!

Merespon isu Judol yang viral, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan resmi memutus akses atau 'takedown' portal atau aplikasi Peduli Lindungi.

Diungkapkan oleh Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, Komdigi mengambil langkah tersebut atas dasar komitmen pemerintah untuk memberantas penyebaran konten judi online.

"Tindakan ini diambil menyusul adanya laporan masyarakat mengenai munculnya konten perjudian online dalam Peduli Lindungi," ungkap Alexander dalam keterangan tertulis di laman resmi Komdigi, yang dikutip pada Kamis, 22 Mei 2025.

Baca Juga: Inilah Head to Head PSM Makassar vs Persita Tangerang BRI Liga 1 2024-2025, Kick Off 19.00 WIB

Alexander menuturkan, pihaknya telah menindaklanjuti laporan laman judol di aplikasi Peduli Lindungi dengan verifikasi tautan (URL) serta bukti tangkapan layar yang sempat beredar di medsos.

Dinilai Dirjen Komdigi itu, aplikasi Peduli Lindungi mengalami defacement atau disusupi oleh oknum untuk mengarahkan konten ke situs judol.

"Ini jelas melanggar ketentuan keamanan informasi di ruang digital nasional," tegasnya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Beri Bonus Rp25 Juta untuk Siswa yang Lulus Barak Militer: Saya Gubernur Konten, Bukan Gubernur Molor!

Sejak 2023, sistem Peduli Lindungi telah terintegrasi ke pelayanan kesehatan digital dan sepenuhnya dialihkan ke platform Satu Sehat, dengan alamat domain resmi satusehat.kemkes.go.id.***

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X