INSIBERNEWS - Warga Gang Bukit Reuma di kawasan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung dikejutkan oleh penemuan jenazah seorang perempuan lansia berinisial T (80) yang ditemukan terkubur di dalam kamar rumahnya sendiri, Selasa (29/4/2024).
Peristiwa yang menggemparkan ini terungkap setelah salah satu anak korban yang bekerja di puskesmas datang menjenguk sang ibu, namun mendapati rumah terkunci dan tidak mendapat respons dari dalam.
Baca Juga: Isa Zega Dituntut 5 Tahun Penjara, Kecewa dengan Perubahan Pasal dan Tudingan Tak Adil
Menurut keterangan Ketua RT 08 RW 19, Lili, suasana mulai mencekam ketika petugas puskesmas akhirnya diizinkan masuk oleh anak korban yang diketahui berinisial C (50). Betapa terkejutnya mereka saat menemukan tubuh T telah dibungkus karpet dan dikubur dengan kedalaman sekitar setengah meter di lantai kamar tidur.
“Anaknya yang dari puskesmas sudah curiga karena sudah lama tak bisa menghubungi ibunya. Begitu masuk ke rumah, ternyata ditemukan jenazah yang terkubur di kamar,” ujar Lili.
Baca Juga: Dibocorkan Sang Muncikari, Ternyata Ini Pekerjaan Masa Lalu Lisa Mariana
Diketahui, selama ini T tinggal hanya berdua bersama anaknya C, yang disebut-sebut mengalami gangguan kejiwaan. Warga sekitar sempat mengeluhkan bau menyengat dari dalam rumah beberapa hari terakhir, namun tidak menyangka akan menemukan fakta mengerikan tersebut.
Lili juga menambahkan, ada laporan dari warga yang melihat C beberapa kali bersikap kasar terhadap ibunya, seperti mencakar atau mencubit, meski di luar rumah ia terlihat sopan dan komunikatif.
Baca Juga: PPATK Ungkap 5.000 Rekening Bandar Judol Bernilai Rp600 Miliar, Polri Langsung Blokir
Jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga dan warga pada hari yang sama setelah proses identifikasi dan visum awal. Sementara itu, C kini telah diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan lebih lanjut.
Polisi dari Polsek Coblong juga masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan apakah ada unsur pidana atau semata-mata akibat kondisi mental pelaku.
Baca Juga: China Siaga Kebakaran Hutan Saat Libur May Day, Warga Diminta Waspada
Kapolsek Coblong Kompol Riki Ericson membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan.
"Kami sedang mendalami kasus ini, baik dari sisi medis maupun hukum. Semua kemungkinan masih terbuka,” ujarnya singkat.